Terbukti Gunakan Sabu, Dua Pemuda Asal Mojokerto Hanya Dihukum 2 Tahun Penjara

Terdakwa Muhamad Isfan Eka Prasetya (21) dan terdakwa Ananto Indra Nugraham Als Indra (20) hanya dihukum selama 1 tahun 4 bulan penjara.

Terbukti Gunakan Sabu, Dua Pemuda Asal Mojokerto Hanya Dihukum 2 Tahun Penjara
SURYA/SUGIYONO
PUTUSAN RINGAN – Kedua terdakwa dibawa ke tahanan sementara PN Gresik usai menjalani sidang putusan dengan hukuman sangat ringan, Selasa (19/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Terdakwa Muhamad Isfan Eka Prasetya (21) dan terdakwa Ananto Indra Nugraham Als Indra (20) hanya dihukum selama 1 tahun 4 bulan penjara.

Padahal terdakwa yang merupakan warga Perum Jabon Estate I Blok K, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini terbukti usai pesta sabu dan pil dobel L.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik yang diketuai Eddy ini memutuskan atas pertimbangan jaksa yang hanya menuntut hukuman selama 2 tahun penjara.

Beraksi di 15 Lokasi, 2 Pembobol Rumah di Blitar Ditangkap, Polisi Juga Temukan Alat Hisap Sabu

Perjuangan Krisdayanti Lepas dari Candu Sabu, Mondok di Pesantren dan Jalani Terapi Unik di Alam

Padahal, barang bukti pil koplo yang dimiliki kedua tersangka sebanyak 89 butir, sabu sebanyak 0,61 gram, sebuah pipet kaca, sebuah alat hisap dan sebuah korek api.

“Kedua terdakwa Muhamad Isfan Eka Prasetya dan Ananto Indra Nugraham Als Indra terbukti bersalah melanggar pasal 127 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Menghukum kedua terdakwa dengan hukuman selama satu tahun, empat bulan penjara,” kata Eddy, Selasa (19/2/2019).

Eddy menambahkan, bahwa vonis ringan tersebut atas pertimbangan tuntutan jaksa dan bukti-bukti dalam persidangan.

Gelar Pesta Sabu di Rumah Kosong, Dua Pria di Blitar Dibekuk Polisi

Demi Dapat Rokok, Remaja Hamil 9 Bulan di Mojokerto Edarkan Sabu

Bahwa dalam persidangan kedua terdakwa terlihat sopan dan menjadi tulang punggung keluarga.

“Hal yang memberatkan yaitu terdakwa mengkonsumsi obat-obat terlarang yang mengandung narkotika,” katanya.

Akibat putusan itu, kuasa hukum terdakwa dan jaksa Shareif Hidayat mengatakan pikir –pikir.

“Pikir-pikir yang mulia,” kata Shareif. (Surya/Sugiyono)

 

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved