ASN Kemenag Madiun Langgar Netralitas Pilpres, Dukung Salah Satu Capres, Unggah Foto di WhatsApp

ASN Kemenag Madiun Langgar Netralitas Pilpres, Dukung Salah Satu Capres, Unggah Foto di WhatsApp.

ASN Kemenag Madiun Langgar Netralitas Pilpres, Dukung Salah Satu Capres, Unggah Foto di WhatsApp
Kompas.com
Ilustrasi capres-cawapres di Pilpres 2019. Panwaslu Kabupaten Madiun Temukan Pelanggaran Pegawai Kemenag Madiun Dukung Salah Satu Capres. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Madiun telah selesai melakukan pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan pegawai Kementerian Agama Kabupaten Madiun berinsial HA.

Hasilnya, yang bersangkutan dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran netralitas ASN.

"Hasil pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran netralitas ASN," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar saat dikonfirmasi, Rabu (20/2/2019) sore.

Perwakilan Jukir Kota Madiun Serahkan 118 Rompi dan Surat Pernyataan Sikap kepada Dewan

Kreatifitas di Balik Penjara Lapas Klas I Madiun, Napi Produksi Bus Kayu dengan Remot Kontrol

Dalam pemeriksaan itu, Panwaslu telah memanggil sejumlah saksi, serta ASN berinisial HA dilaporkan karena diduga melanggar aturan netralitas ASN.

Ia menuturkan, pihaknya kini telah mengirimkan surat rekomendasi ke Komisi ASN, setelah menggelar rapat pleno terkait dengan kasus ini.

"Kami sudah mengirim surat rekomendasi ke Komisi ASN, untuk dijatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Jalan Nasional Surabaya-Madiun di Jombang Berlubang dan Bergelombang,Lubang Ditandai Tanam Ban Mobil

Anwar menjelaskan, HA diperiksa komisioner Panwaslu, Jumat (8/2/2019), karena dugaan pelanggaran netralitas ASN karena mendukung salah satu pasangan calon.

ASN Kemenag Kabupaten Madiun itu dilaporkan karena beberapa kali mengunggah foto, video, dan meme paslon capres dan cawapres 02 Prabowo-Sandiaga Uno di grup WhatsApp.

Selain itu, HA juga membubuhi unggahan itu dengan kata-kata dukungan kepada paslon 02.

Dalam pemeriksaan itu, HA mengaku mengunggah video dan gambar Prabowo-Sandiaga Uno di grup WA sebagai respons terhadap pilihan politik anggota grup yang tidak sama dengannya. 

"Pengakuan terlapor, dia terbawa suasana. Debat kusir di grup WA komunitas omras, dia beda pilihan politik, akhirnya terbawa suasana," kata Anwar.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved