Kurang Kompetitif, NBA All-Star Game Disarankan Pelatih Untuk Dihapuskan Saja

Pelatih dan komentator bola basket kawakan, Jeff van Gundy, mengritik penyelenggaran NBA All-Star Game dan mengusulkan untuk menghapus saja.

Kurang Kompetitif, NBA All-Star Game Disarankan Pelatih Untuk Dihapuskan Saja
Instagram/@nba
LeBron James saat mencetak poin di NBA-All Star Game 2019 

TRIBUNJATIM.COM - Sebuah wacana untuk menghapuskan saja acara NBA-All Star Game belakangan menjadi ramai diperdebatkan.

Hal itu mengingat momen yang terjadi dalam gelaran NBA-All Star pada musim 2018-2019.

Pelatih dan komentator bola basket kawakan, Jeff van Gundy, mengritik penyelenggaran NBA All-Star Game dan mengusulkan untuk menghapus ajang tahunan itu.

Jeff van Gundy menyebut pelaksanaan NBA All-Star Game setiap tahun semakin memalukan dan merugikan penonton.

Pada All-Star Game tahun ini, para pemain terbaik NBA dibagi dalam dua tim yang dipimpin kapten LeBron James (Los Angeles Lakers) dan Giannis Anteokounmpo (Milwaukee Bucks).

Laga perang bintang antara Tim LeBron dan Tim Giannis itu pada akhirnya dimenangi oleh kubu LeBron dengan skor 178-164.

Tekad Hancurkan Barier Pertumbuhan Basket Indonesia, DBL Indonesia Rilis Sepatu Basket Rp 300 Ribuan

All-Star Game 2019 mencatatkan rekor tersendiri lantaran banyaknya poin yang dihasilkan dari tembakan tripoin.

"Anda bisa saja berasal dari tim Divisi III seperti saya dan menjadi pemain terbaik (MVP) All-Star," kata Van Gundy seperti yang dikutip TribunJatim.com dari BolaSport.com.

Jeff van Gundy pernah memimpin tim pada NBA All-Star Game 2000.

Kala itu, Tim Wilayah Timur yang dia pimpin menelan kekalahan 126-137 dari tim Wilayah Barat yang dikomandoi Phil Jackson.

Halaman
12
Editor: Ignatia Andra Xaverya
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved