D'Goendoe Kebun Apel Sumbergondo Siap Jadi Pilihan Tempat Tongkrongan Bernuansa Alam di Batu Malang

Lokasi ini merupakan lokasi anyar di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji yang diberi nama D'Goendoe Kebun Apel.

D'Goendoe Kebun Apel Sumbergondo Siap Jadi Pilihan Tempat Tongkrongan Bernuansa Alam di Batu Malang
SURYA.CO.ID/SANY EKA PUTRI
Suasana D'Goendoe Kebun Apel Sumbergondo di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Suasana asri dan sejuk benar-benar terasa, bahkan saat siang hari di bawah terik matahari.

Secara keseluruhan area dipenuhi pohon Apel, tapi masih belum panen. Lokasi ini merupakan lokasi anyar di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji yang diberi nama D'Goendoe Kebun Apel.

Sewaktu didatangi masih belum ada wisatawan, melainkan pekerjaan di sana yang sibuk membenahi fasilitas.

Ide membuat tempat ini dari beberapa warga, dengan memanfaatkan pekarangan kebun Apel. Sudah ada beberapa gazebo di sana, asiknya lagi jika waktunya panen apel, wisatawan diperbolehkan memetik Apel sambil belajar langsung dari petani Apel.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Minta Tak Boleh Ada Label Murahan di Wisata Batu: Harus Ada Ciri Khas

Effendi, satu di antara pengelola D'Goendoe Kebun Apel mengatakan lokasi ini dibangun menggunakan anggaran desa melalui Bumdes. Konsep D'Goendoe Kebun Apel ini nanti seperti kafe, dengan suguhan khas dari desa itu.

"Kami berdayakan masyarakat desa dengan membuat makanan olahan dari buah apel. Seperti pie Apel, minuman sari Apel, dan lainnya. Tapi khasnya pie apel itu," kata dia, Minggu (24/2).

Yang dijual di lokasi ini juga pemandangan kebun Apel dan Kota Batu.

"Belum resmi dibuka, rencana akan diresmikan awal Maret ini nanti," imbuhnya.

Dengan adanya tempat seperti ini masyarakat desa bisa berkreasi dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Sasar 8 Juta Wisatawan Indonesia, Biro Pariwisata Taiwan Gencar Promosi di Astindo Travel Fair 2019

Di Desa Sumbergondo ini hampir semua warganya memiliki kebun Apel. Oleh karena itu, mereka bekerjasama dijadikan tempat yang bisa menarik pengunjung.

"Dari bu Wali Kota juga disuruh meningkatkan desa wisata. Kami lihat potensi di sini bisa dikembangkan sebagai desa wisata," imbuhnya.

Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 60 juta. Fasilitas yang diberikan ke pengunjung nantinya ialah kenyamanan. Selain gazebo juga ada tempat duduk dari kayu di tengah-tengah kebun apel.

Disekitar area itu juga banyak pertanian bunga Mawar, sayur dan lainnya. "Lokasi ini cocok buat yang ingin rehat sejenak dari suasana perkotaan. Lihat yang hijau-hijau bisa fresh lagi," pungkas dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved