Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun Bikin Terobosan Baru, Permudah UMKM

Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, membuat sebuah terobosan baru. Pelaku UMKM kini cukup mengurus surat keterangan halal

Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun Bikin Terobosan Baru, Permudah UMKM
SURYA/SUGIYONO
KREASI - Pengusaha UMKM bergeliat hingga tingkat keluarahan mengikuti bazar 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Untuk membantu pelaku Usa Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengembangkan usahanya, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, membuat sebuah terobosan baru. Pelaku UMKM kini cukup mengurus surat keterangan halal, melalui MUI Kabupaten Madiun, untuk mendapatkan bukti bahwa produknya halal.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan, selama ini pelaku UMKM harus menunggu lama untuk mendapatkan sertifikasi halal yang dikeluarkan MUI Provinsi.

Atas dasar itulah, pihaknya mencoba berkoordinasi dengan MUI Provinsi, agar khusus bagi usaha mikro, pengurusan keterangan halal, cukup dikeluarkan MUI Kabupaten Madiun.

"Merujuk kepada sertifikasi halal yang memang, sebenannya tidak susah didapat, tetapi ketika yang mengeluarkan sertifikasi halal ini, adalah MUI Provinsi, kesulitan daerah, karena yang mengurus satu provinsi, akhirnya numpuk," kata Anang, saat dikonfirmasi, Senin (25/2/2019).

Dari hasil koordinasi Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun dengan MUI Provinsi dan MUI Kabupaten, didapat lampu hijau, bahwa nantinya pendelegasian urusan keterangan halal bagi usaha mikro akan dikeluarkan oleh MUI Kabupaten.

"Ini ada lampu hijau, nanti ada pendelegasian urusan, diserahkan kepada daerah. Tapi bentuknya surat keterangan halal, bukan sertifikasi halal seperti yang dikeluarkan provinsi," jelas Anang.

Persebaya Bawa 24 Pemainnya, Rachmat Irianto dan Osvaldo Haay Dipastikan Absen Laga Perdana

Prabowo Dibopong Pendukungnya, Naik Helikopter, Begitu Mendarat Langsung Disambut Teriakan Jokowi

Perkirakan Puncak Mudik Pada H-7 Lebaran, PT KAI Optimalisasi Database System Ticketing dan Internet

Dia mengatakan, terobosan tersebut merupakan upaya mengakomodir 120 ribu usaha mikro di Kabupaten Madiun. Hingga saat ini, baru 24 usaha mikro yang memiliki sertifikasi halal dari MUI Provinsi.

"Jadi kepada MUI Provinsi kami mohon pengecualian. Kalau industri besar, domainnya sertifikasi dari provinsi. Kalau usaha mikro, cukup surat keterangan halal dari MUI Kabupaten," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Anang menambahkan, saat ini dinasnya masih akan menindaklanjuti lampu hijau yang sudah diberikan oleg MUI Provinsi.

"Memang format dan sebagianya belum, prinsip MUI provinsi sudah menyetujui pendelegasian ini.
Nanti Dinas Perdagngan dan MUI kabupaten akan ke provinsi untuk melakukan pembekalan secara teknis," imbuhnya. (rbp)/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved