Tingkatkan Penjualan di 2019, Semen Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru

Ditengah persaingan yang semakin ketat, sepanjang 2018 lalu, PT Semen Indonesia Tbk (Persero) mencatatkan pertumbuhan penjualan 5,8 persen.

Tingkatkan Penjualan di 2019, Semen Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru
SURYA/SRI HANDI LESTARI
Sigit Wahono, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia saat menyampaikan update terbaru SI, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ditengah persaingan yang semakin ketat, sepanjang 2018 lalu, PT Semen Indonesia Tbk (Persero) mencatatkan pertumbuhan penjualan 5,8 persen secara group dibanding 2017 lalu.

Dengan volume mencapai 33,2 juta ton. Sementara di 2017 mencapai 31,3 juta ton.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia, Sigit Wahono mengatakan, kontribusi penjualan yang paling besar tumbuh dari penjualan ekspor.

Semen Indonesia Resmi Ambil Alih Holcim untuk Perluas Jaringan Pabrik dalam Negeri

Semen Indonesia Beri Motivasi Generasi Muda Soal Usaha dan Bisnis di Festival Millennials Berkarya

"Di 2018 lalu, volume penjualan semen di pasar ekspor mencapai 68,7 persen. Sedangkan pasar domestik hanya tumbuh 1,2 persen," jelas Sigit, Selasa (26/2/2019).

Hal ini tak lepas dari kondisi pasar domestik yang over supply dengan bertambahnya pemain di sektor produksi semen.

Karena itu, menurut Sigit, di 2019 ini pihaknya akan menggeber penjualan ekspor.

"Kami siapkan pengembangan pasar-pasar baru seperti di Australia. Tahun lalu kami sudah ekspor ke sana dan respon positif," tambah Sigit.

Potensi pasar ekspor lainnya yang akan digarap yakni Bangladesh, Sri Lanka, kawasan Timur Tengah dan Afrika seperti di Madagaskar yang dulu pernah menjadi konsumen Semen Indonesia.

Semen Indonesia Caplok Saham PT Holcim Indonesia 80,6 Persen

Manfaatkan Lahan Pasca Tambang untuk Trail Run, PT Semen Indonesia Raih Rekor MURI

Sementara yang sudah dan ditargetkan bisa menambah volume adalah di pasar Filipina, Australia, Bangladesh, dan Sri Lanka.

Volume ekspor pada 2018 tercatat mencapai 3,1 juta ton atau melonjak 68,7 persen dari 2017, sebesar 1,8 juta ton.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved