Latihan Dari Jordan Lawley, Tutup Rangkaian Pelatihan Honda DBL All-Star di Amerika

tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 dalam menimba ilmu dan pengalaman di Amerika Serikat. Advance training mereka akhrinya selesai pada Senin,

Latihan Dari Jordan Lawley, Tutup Rangkaian Pelatihan Honda DBL All-Star di Amerika
ISTIMEWA/DBL INDONESIA
Sebelum berangkat ke Amerika Serikat (AS), bertempat di DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya, Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 mendapatkan dukungan langsung dari perwakilan Konsulat Jendral AS dan Azrul Ananda (CEO dan Founder DBL Indonesia), Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lengkap sudah pengalaman tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 dalam menimba ilmu dan pengalaman di Amerika Serikat. Advance training mereka akhrinya selesai pada Senin, (24/2/2019) waktu California.

Mereka mendapatkan ilmu dan pengalaman tersebut dari Jordan Lawley, pelatih basket para pemain (dan legenda) NBA, di Asics Sports Performance Center, Irvin, California, AS.

“Saya mau di sini kalian mengapersiasi teman kalian. Apresiasi dan semangati setiap usaha yang mereka lakukan. Beri tepukan di kepala, punggung, atau pantat mereka. It’s okay. Apresiasi kamu akan membuat dia menjadi lebih baik,” ujar Jordan Lawley saat membuka latihan.

Berdasarkan rilis yang diterima Selasa (26/2/2019), latihan ketiga tim Honda DBL Indonesia All-Star ini, materi yang disampaikan tetap berhubungan dengan fundamental basket.

Namun, ada skenario yang sudah disusun oleh Jordan Lawley. Setiap pemain harus membayangkan bahwa mereka sedang berada di dalam sebuah pertandingan, dan tepat di depan lawan. Satu lawan satu.

Hal itu sengaja dilakukan supaya pemain paham bahwa setiap gerakan yang mereka lakukan harus memiliki target. Entah itu sekedar membongkar pertahanan lawan, melakukan penetrasi, membuka ruang tembak, dan sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Jordan mengajarkan beberapa hal mendasar. Salah satunya adalah bagaimana melantun bola sambil menjaganya agar tidak direbut oleh musuh. Gerakan mendasar ini lantas dikembangkan lagi. Misalnya dikombinasikan dengan gerakan pivot, crossover, behind the back, dan jab step.

Latihan Terakhir Tim Honda DBL Indonesia All Star 2018 di Amerika Serikat Hanya Dua Jam Tapi Efektif

Dorong Mahasiswa Berwirausaha Muda, Unusa Gelar Produk Koperasi Mahasiswa

Uni Eropa Larang Penggunaan Minyak Sawit Mentah,Mendag Akan Batasi Impor

Yunita Sugianto, pelatih tim putri Honda DBL Indonesia All-Star 2018, mengaku terkesan dengan materi yang dibawakan oleh Jordan. Dia mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga untuk diadaptasikan dalam karir kepelatihannya.

“Materi dari dia ini bagus banget buat anak-anak. Anak-anak jadi tau sebuah gerakan itu targetnya apa dan bisa digunakan saat kapan aja. Dan model pelatihan kayak gini bisa saya terapkan juga, biar mereka bisa mencerna materinya lebih banyak dan lebih baik,” kata pelatih asal SMA Frateran Surabaya itu.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved