Datangkan 5 Sepeda Motor Tanpa Dokumen Jelas dari Situbondo, Petani di Sumenep Diringkus Polisi

Moh. Alwi, (51) diringkus Polisi di Perairan Laut Pulau Kangean, Dusun Tembeng Desa Buddi.

Datangkan 5 Sepeda Motor Tanpa Dokumen Jelas dari Situbondo, Petani di Sumenep Diringkus Polisi
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDS SYAHBANA
5 sepeda motor tanpa surat resmi didatangkan Moh. Alwi, (51) ke Pulau Kangean Sumenep dari Situbondo. Pelaku dan barang bukti diamankan Polsek Kangean, Sumenep. Kamis, (28/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Moh. Alwi, (51) diringkus Polisi di Perairan Laut Pulau Kangean, Dusun Tembeng Desa Buddi.

Dia kedapatan mendatangkan sepeda motor tanpa dokumen yang sah dari Pelabuhan Mimbe Situbondo pada Rabu, (27/2/2019).

Pria yang sehari - harinya seorang petani ini sudah diamankan di Polsek Arjasa, Pulau Kangean. Pelaku merupakan warga Dusun Tembeng Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep Akp Mohamad Heri memaparkan kronologis penangkapannya.

(Gagal Jual Motor Curiannya, Dua Maling Motor Asal Gedangan Kabupaten Malang Ditangkap Polisi)

(3 Ekor Sapi Milik Warga Kecamatan Situbondo Dicuri, Satu Ekor Pulang Sendiri)

"Informasi yang diterima kepolisian, bahwa saudara Moh. Alwi akan mendatangkan sepeda motor dari pelabuhan Mimbe Situbondo menuju Pelabuhan Dusun Tembeng Desa Buddi, Pulau Kangean," kata Heri pada Tribunmadura.com.

Selanjutnya, anggota Polsek Kangean melakukan Patroli di TKP.

"Benar anggota berhasil mengamankan saudara Moh. Alwi yang sedang membawa 5 unit Sepeda Motor tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah," paparnya.

Selanjutnya saudara Moh. Alwi dan 5 unit sepeda motor tersebut, diamankan di Polsek Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep.

(INFO SEHAT TERBARU - Gak Boleh Asal Kasih! 4 Makanan Ini Kurang Baik bagi Kesehatan Anak)

(Sempat Kabur ke Malang Saat Polisi Sanggong Rumahnya, Penadah Kayu Curian dari Blitar Serahkan Diri)

Sementara Barang Bukti yang di amankan diantaranya, Honda Scopy tahun 2018, Warna Merah Hitam, Nomer Rangka : MH1JM3114JK694127. Nomer Mesin : JM31E1688477, dilengkapi STNK, dibeli Rp 9.000.000.

Kedua berupa Honda Beat Strip tahun 2018, Warna Putih
Nomer Rangka : MH1JF2219Jk463039. Nomer Mesin : JF22E1461870, Dibeli seharga Rp 6.300.000.

Ketiga Honda Beat CBS Tahun 2018, Warna Biru
Nomer Rangka : MH1JM212XKK265420 Nomer Mesin :
JM21E2243030, dibeli seharga Rp 6.300.000.

Selai itu juga Honda Beat Tahun 2018, Warna Hitam
Nomer Rangka : MH1J2125JK632161 Nomer Mesin :
JFZ1E2634730, dilengkapi STNK, Dibeli seharga Rp 6.300.000.

Ke - 5 berupa Honda Beat tahun 2018, Warna Merah Putih Nomer Rangka : MH1JM211XJK925551
Nomer Mesin : JM21E1704648, dibeli seharga Rp 6.300.000.

"Memiliki sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan Surat surat yang sah patut di duga dari hasil kejahatan, berupa 5 (lima) unit sepeda motor, sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUHP," kata mantan Kapolsek Kota Sumenep.

Reporter: TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(Ucapkan Selamat, Sahabat Unggah Potret Syahrini Saat Pakai Gaun Kebaya Putih Panjang)

(Gagal Jual Motor Curiannya, Dua Maling Motor Asal Gedangan Kabupaten Malang Ditangkap Polisi)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved