Dramatis, SMP Angelus Custos 1 Surabaya Tumbangkan SMP Petra 1 Surabaya di Final Party Junior DBL

Laga panas terjadi di final party East Java series 2018-2019 Junior DBL saat tim putra SMP Angelus Custos 1 Surabaya vs tim putra SMP Petra 1 Surabaya

Dramatis, SMP Angelus Custos 1 Surabaya Tumbangkan SMP Petra 1 Surabaya di Final Party Junior DBL
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Kapten SMP Angelus Custos 1 Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Laga panas terjadi di final party East Java series 2018-2019 Junior DBL yang mempertemukan tim putra SMP Angelus Custos 1 Surabaya melawan tim putra SMP Petra 1 Surabaya.

Laga final yang dihelat di SSC Pakuwon Mall, Kamis (28/2/2019) tersebut dimenangkan oleh SMP Angelus Custos 1 Surabaya dengan selisih setengah bola atau 1 poin yaitu 51-50.

Kemenangan ini berlangsung dramatis karena wasit harus memutar video ulang detik-detik terakhir pemain SMP Petra 1 Surabaya mencetak poin.

Agenda Tim Honda DBL All-Star 2018 di AS Ditutup dengan Liburan ke Disney California Adventure Park

Latihan Dari Jordan Lawley, Tutup Rangkaian Pelatihan Honda DBL All-Star di Amerika

Setelah melihat video, wasit memutuskan poin dari SMP Petra 1 Surabaya tidak sah karena waktu habis sebelum bola di tembak.

"Dramatis sekali karena namanya anak SMP ini kan tidak stabil, dengan skor yang seperti itu (beda tipis) di quarter akhir pertandingan, mentalnya naik turun, kalau permainan sih rata semua dengan lawan pun," kata pelatih SMP Angelus Custos 1 Surabaya, Lena.

SMP Angelus Custos sendiri sebenarnya sempat unggul jauh pada quarter dua dengan skor 30 melawan 19.

Namun pada quarter ke 4, mereka hanya mencetak 9 poin sedangkan lawan mampu mencetak 19 poin.

Erlita - Erlina, Saudara Kembar yang Disorot dalam Junior DBL East Java Series 2018-2019

Berlatih Bersama James Hunt, Tim Honda DBL Indonesia All Star 2018 Tampak Memukau

"Mungkin stamina kita turun, dan pergantian pemain saya akui kurang tepat juga, suasana lapangan juga mempengaruhi," ucap Lena.

Kapten SMP Angelus Custos, I Made Christian Fernando pun mengakui suara suporter dari SMP Petra 1 Surabaya sempat membuat dirinya tertekan.

"Suara suporter petra bikin kita down, tapi kita berusaha tetap bangkit," kata Made.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved