Sepakati Sertifikasi Halal, ITS Jalin Kerjasama dengan BPJPH

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Sepakati Sertifikasi Halal, ITS Jalin Kerjasama dengan BPJPH
tribunjatim/Nur Ika Anisa
Rektor ITS Prof Joni Hermana (kanan) dan Kepala BPJPH Prof Suroso menunjukan naskah MoU yang telah ditanda tangani 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kerjasama denganBadan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor ITS Prof Joni Hermana dan Kepala BPJPH Prof Sukoso di Gedung Rektorat ITS, Rabu (27/2/2019).

Sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia ini merupakan fatwa tertulis untuk menyatakan kehalalan produk sesuai syariat Islam.

Kepala BPJPH Prof Sukoso menuturkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia namun tidak banyak memiliki kontribusi sertifikasi halal dunia.

Padahal sertifikasi halal dunia menjadi perhatian banyak produsen internasional.

"Fakta bahwa masyarakat ekonomi ASEAN beberapa tahun lalu menuntut Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sadar standart dan sertifikasi produk, sertifikasi halal," kata Suroso dari rilis yang didapat, Kamis (28/2/2019).

Pasca Kebakaran, Sebagian Instalasi Pelayanan di RS Syaiful Anwar Ditutup

Mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo Tidak Banding, Putusan Hakim Belum Inkracht

Kaum Milenilan Tidak Mudah Terpengaruh Isu

Suroso juga menegaskan nantinya seluruh produk yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal.

"BPJPH akan menggantikan peran MUI sebagai badan yang berhak mengeluarkan sertifikat halal, MUI akan bertugas sebagai pemberi fatwa," pungkasnya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved