Ada Baliho Jokowi-Ma'ruf Dicoret Tulisan 'PKI' di Jombang, Anggota TKN: Minta Polisi Mengusut Tuntas

Ada Baliho Jokowi-Ma'ruf Dicoret Tulisan 'PKI' di Jombang, Anggota TKN: Minta Polisi Mengusut Tuntas.

Ada Baliho Jokowi-Ma'ruf Dicoret Tulisan 'PKI' di Jombang, Anggota TKN: Minta Polisi Mengusut Tuntas
SURYA/SUTONO
Baliho bergambar capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin di Kecamatan Wonosalam yang di bagian kanan bawah ditulis 'PKI' menggunakan cat semprot, oleh orang tak dikenal. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Aksi vandalisme dalam pemilu, khususnya baliho Jokowi-Ma'ruf Amin dicoret orang tak kenal dengan tulisan 'PKI', juga ditemukan di Kabupaten Jombang.

Menghadapi kenyataan itu, anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, yakni Anwar Rachman, meminta polisi mengusut tuntas aksi vandalisme tersebut.

Ratusan Kiai Kampung di Jombang Deklarasi Baguss Bersatu, Patok Target 75 Persen Suara ke Jokowi

Pengedar Sabu-sabu yang Jadi TO Disergap Anggota Polres Jombang

“Kami minta polisi mengusut tuntas, menangkap pelaku dan orang-orang yang menyuruhnya," kata Anwar Rachman, saat menghadiri deklarasi Barisan Gus dan Santri (Baguss) Bersatu Jombang, di Aula PG Djombang Baru, Jombang, Sabtu (2/3/2019).

Menurut legislator pusat ini, orang yang melakukan vandalisme terhadap baliho Jokowi-Ma'ruf itu sengaja ingin memancing agar pendukung paslon 01 marah, tak mampu menahan emosi.

Nyambi Edarkan Sabu-sabu, Karyawan Bengkel di Jombang Dibekuk Polisi Saat Asik Nyabu di Rumahnya

"Kalau marah, tak mampu menahan diri, mereka ganti menuduh kita sebagai anarkis. Dengan begitu mereka berharap suara Jokowi-Ma'ruf tergerus. Tapi kita tidak akan terpancing, biar yang berwenang menangani," tandas politisi PKB ini. 

Dikatakan Anwar Rachman, ada oknum sekarang ini cenderung menggunakan segala cara.

"Termasuk dengan memfitnah bahwa Jokowi PKI," terang Anwar Rachman.

Anwar Rachman menilai tindakan vandalisme dan perusakan ini merupakan pelanggaran pidana pemilu berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dan mencederai proses demokrasi yang sedang berlangsung.

Mereka telah menyebarkan fitnah dan melakukan pencemaran nama baik Jokowi melalui coret-coretannya di APK pasangan Capres Jokowi – Amin dengan tulisan Jokowi PKI.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang Ahmad Udi Masykur mengatakan sudah menerima laporan dari jajarannya, tentang adanya baliho yang dirusak dengan tulisan 'PKI' tadi.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved