Baru 5 Persen Nelayan Kabupaten Pasuruan yang Mendapat Asuransi Nelayan, Kadin Sebut Resiko Melaut

Belum seluruhnya Nelayan di Kabupaten Pasuruan tercover asuransi. Bahkan, dari ribuan nelayan yang ada, tak sampai 5 persennya berasuransi.

Baru 5 Persen Nelayan Kabupaten Pasuruan yang Mendapat Asuransi Nelayan, Kadin Sebut Resiko Melaut
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Nelayan di Kabupaten Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Belum seluruhnya Nelayan di Kabupaten Pasuruan tercover asuransi. Bahkan, dari ribuan nelayan yang ada, tak sampai 5 persennya berasuransi.

Padahal, Asuransi Nelayan tersebut penting. Seiring dengan tingginya resiko saat melaut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, Slamet Nur Handoyo. Ia menguraikan, jumlah nelayan yang tercover asuransi sangatlah minim.

Padahal, keberadaan asuransi tersebut penting, saat ada resiko melaut.

"Bukan berarti kami adalah agen asuransi. Tapi, kami memandang, asuransi bagi nelayan sangat perlu. Mengingat resiko di laut sangat besar," sampainya.

Pelatihan Jurnalistik di Unmer Pasuruan, Sebut Tantangan Jurnalis hingga Terkait Kaderisasi

Menurut Slamet, jumlah Nelayan di Kabupaten Pasuruan mencapai kisaran 10 ribu orang. Dari jumlah itu, baru sekitar 330 nelayan yang tercover asuransi.

Jumlah itu, jauh dari harapan. Di mana setidaknya tahun ini, ada 500 nelayan yang tercover asuransi.

"Manfaatnya besar. Kami harapkan, 5 persen dari jumlah nelayan, bisa tercover asuransi," urainya.

Ia menguraikan, premi asuransi tersebut berkisar antara Rp 75 ribu hingga Rp 175 ribu se tahun. Dari situ, klaim yang bisa didapatkan hingga Rp 200 juta.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved