Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor Antisipasi Kekeringan di Banyuwangi

Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM), membantu pembangunan sumur bor untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah Wongsorejo Banyuwangi.

Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor Antisipasi Kekeringan di Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Sumur Bor di Wongsorejo Banyuwnagi atasi kekeringan 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM), membantu pembangunan sumur bor untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah Wongsorejo Banyuwangi. Sumur bor tersebut dibangun di wilayah kekeringan, di Dusun Pal 4, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo yang bisa dimanfaatkan hingga 3.000 jiwa.

Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral bidang Geopark, Museum dan Sarana Prasarana, Liela Ubaidi, menyatakan, penyerahan ini menandakan sumur bor sudah dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

"Kementerian ESDM, bersama pemerintah daerah memiliki program yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satunya pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam,” ujar Liela kepada Tribunjatim.com.

Sumur bor ini, lanjut Liela Ubaidi, memiliki spesifikasi teknis kedalaman 130 m, dengan debit air 2,2 Liter/detik. Sumur yang dibangun pada tahun 2018 ini dioperasikan dengan menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK.

"Sumur bor ini juga dilengkapi dengan rumah genset, rumah pompa, dan bak penampungan air berkapasitas 5000 liter. Sumur bor ini mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 3.000 jiwa,” tambahnya.

SBY Bocorkan SMS Kemarahan Orang yang Tak Dipilihnya Jadi Menteri, Ani Yudhoyono Ungkap Sebabnya

Maia Estianty Tak Terima Dul Jaelani Disebut Makan Harta Irwan Mussry saat Ahmad Dhani Ditahan

Kaesang Pangarep Komentari Kado yang Diberikan Jokowi ke Sedah Mirah: Seumur Hidupku Gak Pernah

Dijelaskan, program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam sudah dimulai sejak tahun 2000-an. Sampai saat ini, terhitung 2005 s/d 2018 sebanyak 2.290 unit sumur bor telah dibangun untuk melayani kurang lebih 6,6 juta jiwa masyarakat daerah sulit air bersih yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Suyanto Waspotondo Wicaksono mengatakan, bersyukur Banyuwangi mendapatkan sebuah bantuan sumur bor dari Kementerian ESDM. Selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pecamatan dan desa untuk membuat jaringan pipa air bersih ke rumah warga.

“Nanti biar desa yang mengelola dengan dibuatkan peraturan desa,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Untuk sementara ini, pihaknya akan fokus pemanfaatan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Jika nantinya kebutuhan air bersih untuk warga sudah terpenuhi barulah air tersebut akan dimanfaatkan untuk pertanian.

Suliswati, salah seorang warga Dusun Pal 4, Desa Sumberbuluh, mengaku sangat terbantu dengan adanya sumur bor tersebut. Sebab, sebelum ada sumur bor dia harus mencari air bersih ke dusun sebelah yang jaraknya kurang lebih 3 km.

"Sekarang sudah tidak perlu jauh-jauh lagi, airnya bersih dan segar,” katanya. (haorrahman/TribunJatim.com).

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved