Dukun Palsu Asal Lamongan ini Setubuhi Anak Dibawah Umur, Aksinya Seperti ini. . .

Malikin (45), warga Pucakwangi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tak berkutik saat ditangkap petugas Satreskrim Polres Bojonegoro.

Dukun Palsu Asal Lamongan ini Setubuhi Anak Dibawah Umur, Aksinya Seperti ini. . .
Surya/M Sudarsono
Pria asal Lamongan yang setubuhi gadis di bawah umur dibekuk Satreskrim Polres Bojonegoro 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Malikin (45), warga Pucakwangi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tak berkutik saat ditangkap petugas Satreskrim Polres Bojonegoro.

Pria bejat tersebut menyetubuhi gadis sebut saja Bunga (16), warga Kecamatan di Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, pelaku sudah melakukan tindakan bejat tersebut sebanyak empat kali.

Dua kali di Bojonegoro dan dua kali lainnya di Lamongan. Dimulai sejak Kamis, 13 September 2018, bertempat di rumah korban.

"Sudah empat kali melakukan persetubuhan terhadap korban, kita tangkap di Baureno belum lama ini," Ujarnya kepada wartawan saat ungkap kasus kepada Tribunjatim.com, Senin (4/3/2019).

Kapolres menjelaskan, berdasarkan modusnya, pelaku ini meyakinkan ibu korban jika anaknya sakit dan harus mendapatkan penanganan khusus.

Malikin meyakinkan kepada ke orang tua korban agar anaknya akan diajak berziarah agar bisa segera sembuh. Jadi pelaku ini berperan layaknya paranormal.

Bayi Masih Merah Dibuang di Teras Rumah Warga di Dusun Baran Kediri, Pelaku Diduga Berjumlah 2 Orang

Aktor Reza Rahadian Kunjungi Kampung Inggris Pare Kediri

Festival Rujak Uleg Surabaya 2019 Pakai Cobek 2,5 Meter dan Berat 1,5 Ton, Ini Tanggal & Lokasinya!

"Pelaku meyakinkan kepada ke orang tua korban jika anaknya sakit dan harus dirawat khusus, namun ternyata justru disetubuhi," terang AKBP Ary Fadli membeberkan kepada Tribunjatim.com.

Ditambahkannya, orang tua korban yang mulai curiga atas keanehan anaknya lalu bertanya dan ternyata jawabannya tidak diduga.

Sehingga orang tua korban melaporkan ke polisi dan berujung pada penangkapan pelaku.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu potong baju gamis, satu potong rok panjang dan satu potong kaos lengan panjang.

"Akibat perbuatannya pelaku dijerat Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” Pungkasnya.(nok/TribunJatim.com).

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved