Kampus di Surabaya

AUN J Klasik Orkestra Tampil di ITS, Rektor Joni Hermana Jajal Gitar Tradisional Jepang, Shamisen

AUN J Klasik orkestra berkunjung ke Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengenalkan alat musik tradisional.

AUN J Klasik Orkestra Tampil di ITS, Rektor Joni Hermana Jajal Gitar Tradisional Jepang, Shamisen
Istimewa
AUN J Klasik orkestra berkunjung ke Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengenalkan alat musik tradisional pada Rektor ITS Joni Hermana 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - AUN J Klasik orkestra berkunjung ke Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Kunjungan tiga musikus klasik itu disambut meriah oleh sivitas akadamika ITS, antusias mereka terlihat saat menyaksikan penampilan AUN J Klasik Orkestra.

Selain unjuk kebolehan bermain musik bernada rancak, AUNJ Klasik Orkestra juga berinteraksi dengan sivitas akademik untuk mengenalkan dan mempelajari alat musik tradisional.

Rektor ITS Joni Hermana, memanfaatkan kesempatan ini untuk menjajal memainkan gitar tradisional asal Jepang bernama samisen.

(Mahasiswa Departemen Teknik ITS Surabaya Gunakan Detak Jantung untuk Atur Kecepatan Treadmill)

(ITS Halal Center Bekerja Sama dengan BPJPH Akan Mengawal Sertifikasi Halal di Indonesia)

"Semoga dapat lebih mempererat kerja sama dalam bentuk budaya. Saya harap ini menarik minat mahasiswa ITS untuk belajar budaya Indonesia maupun Jepang," kata Rektor ITS Joni Hermana, Senin (4/3/2019).

Acara ini digelar sebagai bagian dari hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia selama 81 tahun.

Konsulat Jenderal Jepang di Indonesia Masaki Tani mengatakan konser ini menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan dua negara.

"Kami ingin semua penonton menikmati penampilan AUN J, menguatkan ikatan sahabat kedua negara," Masaki Tani.

Selain itu, melalui musik khas ini AUNJ J menampilkan konsep unik komposisi ulang alat musik tradisional yang biasanya tidak dimainkan, kini dimainkan bersama.

Ketiga personel yang hadir adalah Ryohei Inoue sebagai pemain Wadaiko (alat musik perkusi), Kohei Inouei sebagai pemain Shinobue (alat musik tiup) dan Shamisen (alat musik petik), serta Ishigaki Seizan yang memainkan Shakuhachi (alat musik tiup).

Penampilan tiga musikus ini mampu membius penonton yang turut diajak bertepuk tangan seiring melodi maupun alat musik tersebut.

(Daisuki Japan Fest 2019 Siapkan Panggung Cosplay untuk yang Ingin ke World Cosplay Summit Jepang)

(Antusiasme Penggemar Budaya Pop Jepang Tinggi, Daisuki Japan Fest Gaet 5.000 Pengunjung Tiap Tahun)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved