Ada Barisan 'Tempat Parkir' Baru di Pasar Kolpajung Pamekasan, Pengunjung Ditarik Biaya Rp 2000

Dalam beberapa pekan terakhir, terdapat lahan parkir baru yang bermunculan di sekitar Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.

Ada Barisan 'Tempat Parkir' Baru di Pasar Kolpajung Pamekasan, Pengunjung Ditarik Biaya Rp 2000
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Suasana lahan parkir baru yang di bagian sisi kanan pintu masuk Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan tampak penuh, Rabu (6/3/2019). Bila petugas di area resmi pasang harga seribu rupiah, parkir di lahan ini dikenai biaaya dua ribu rupiah 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dalam beberapa pekan terakhir, terdapat lahan parkir baru yang bermunculan di sekitar Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.

Hal ini mulai terjadi sejak sejumlah pengunjung Pasar Kolpajung kebingungan meletakkan kendaraannya akibat lahan parkir yang sempit.

Satu di antaranya lahan parkir yang terpantau TribunMadura.com ada di bagian sisi kanan pintu masuk Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.

Lahan yang digunakan untuk tempat parkir tepat di depan kios-kios yang tampak belum ditempati pedagang. Penjaga parkir pun memasang tanda harga parkir senilai dua ribu rupiah.

(Pasar Kolpajung Pamekasan Becek, Disperindag: Itu Biasa, Nanti Kita Renovasi Seperti Pasar Turi)

(Husky-CNOOC Madura Limited Gelar Perbaikan Jalan dan Turnamen Futsal di Pasuruan)

Karcis parkir yang diberikan ke pemilik kendaraan pun hanya selembar kertas yang ditulisi nomor oleh petugas parkir. Tidak ada keterangan tulisan parkir dari Dinas Perhubungan Pamekasan maupun keterangan lainnya.

Mohammad Salehoddin, seorang petugas parkir di Pasar Tradisional Kolpajung yamng resmi ditugasi DInas Perhubungan Pamekasan mengatakan, lahan parkir baru tersebut sudah beroperasi sejak dua pekan lalu.

"Saya kurang mengerti juga apa itu sudah izin ke Dinas Perhubungan atau tidak. Yang jelas, kalau mau parkir disitu bayarnya Rp 2000. Kalau parkir di dalam yang resmi hanya membayar Rp 1000," ujar Salehoddin pada Rabu (6/3/2019).

Menurut Salehoddin, lahan parkir baru tersebut dibuka bisa saja akibat dari kurangnya lahan parkir resmi di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan yang memang sempit.

"Ya mungkin itu dibuka karena lahan parkir di Pasar Kolpajung ini kan sempit. Apalagi pengunjung selalu ramai. Ini saja sampai di parkir ke tempat akses jalan pengunjung," jelas Salehoddin.

(Pasar Kolpajung Pamekasan Becek, Disperindag: Itu Biasa, Nanti Kita Renovasi Seperti Pasar Turi)

(Piala Presiden 2019, PSS Sleman vs Madura United: Fachruddin Mengaku PSS Sleman Lawan Berat)

Dia pun menunjuk sepeda motor yang diparkir hingga ke akses jalan pegunjung di lahan parkir resmi di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.

Salehoddin mengaku tidak thu pasti apakah area parkir senilai dua ribu rupiah itu sudah dikoordinasikan dengan pihak pemkab atau pihak pengelola pasar.

"Saya gak tahu itu siapa pengelolanya. Apa yang punya kios itu atau orang lain yang mengelola, saya kurang mengerti," ucap Salehoddin mengakhiri.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Dejan Antonic Sudah Antisipasi Absennya Lima Pemain Madura United di Laga Kedua Piala Presiden)

(Lewat Istighosah, Ulama Muda Jokowi Madura Lawan Hoaks, Black Campaign, dan Fitnah)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved