Menumpuk, 12 Ton Sampah di Bantaran Sungai Brangkal Mojokerto Akhirnya Dibersihkan

Puluhan orang dari unsur Pemerintah Desa, TNI, Polri, Muspika Sooko, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan sampah yang menumpuk.

Menumpuk, 12 Ton Sampah di Bantaran Sungai Brangkal Mojokerto Akhirnya Dibersihkan
ISTIMEWA
Unsur Pemerintah Desa, TNI, Polri, Muspika Sooko, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di bantaran sungai Brangkal, Sooko, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Puluhan orang dari unsur Pemerintah Desa, TNI, Polri, Muspika Sooko, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di bantaran sungai Brangkal, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Tak hanya membersihkan sampah, mereka juga memotong rumput di tanggul sungai.

"Sebenarnya bersih-bersih sampah ini bukan pertama kali dilakukan. Pembersihan kami lakukan kembali karena masyarakat yang sadar sampah sangat rendah. Kami membersihkan dengan alat sederhana dan dibantu dengan alat berat," kata Camat Sooko, Masluchman, Rabu (6/3/2019).

Tertinggi di Indonesia, Gubernur Khofifah Akan Percepat Penurunan Kemiskinan Pedesaan di Jatim

Tersandung Kasus Korupsi, Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko Dijebloskan ke Penjara

Sampah yang menumpuk di bantaran sungai didominasi oleh popok, sampah rumah tangga, dan plastik.

Sampah-sampah itu dibuang oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

"Sampah-sampah yang sebelumnya sudah dibersihkan kembali menumpuk di tanggul sungai karena ulah orang-orang tak bertanggungjawab. Sebanyak 6 bak truk dengan volume 6 kubik kami persiapkan untuk mengangkut sampah. Diperkirakan sudah ada 12 ton sampah yang sudah diangkut," terangnya.

Dia melanjutkan, agar masyarakat tak lagi membuang sampah sembarangan di bantaran Sungai Brangkal, pihaknya akan memasang pagar tembok di sekitar bantaran dan tanggul sungai.

Bahkan, dia berencana mempersiapkan orang sebagai pengintai di sekitaran Sungai Brangkal.

Pemerintah Kota Mojokerto Bakal Bangun Moka Space, Tempat Kolaborasi Antarpelaku Ekonomi Kreatif

Aksi Pencurian Dua Sepeda Angin di Perumahan Mojokerto Ini Terekam CCTV, Pelaku Langsung Kabur

"Jika ada orang yang kedapatan membuang sampah di Sungai Brangkal akan dikejar dan ditangkap. Kami juga akan berikan sanksi, agar mereka jerah. Sebagai payung hukumnya, pihak desa juga akan menggodok Perdes," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Brangkal, Sadi menjelaskan, Perdes yang mengatur terkait sanksi bagi masyarakat yang kepergok membuang sampah di Sungai Brangkal perlu dibuat.

Dia menilai, Perdes bakal efektif membuat masyarakat tak lagi membuang sampai di Sungai Brangkal.

"Karena selama ini kan, himbauan spanduk dan tulisan, itu sudah tidak mempan. Kita pasang sekarang, tiga hari lagi sudah hilang. Nantinya sanksi yang diberikan berupa denda uang sebesar Rp 500.000 sampai Rp 1 juta," tandasnya. (Surya/Danendra Kusuma)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved