Sebagian Warga Madiun Bertahan di Rumah Meski Kebanjiran, Menangis Usai Tim SAR Lakukan Evakuasi

Sebagian Warga Madiun Bertahan di Rumah Meski Kebanjiran, Menangis Usai Tim SAR Lakukan Evakuasi.

Sebagian Warga Madiun Bertahan di Rumah Meski Kebanjiran, Menangis Usai Tim SAR Lakukan Evakuasi
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga yang bertahan di rumah di Madiun. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Hingga Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB, masih dilakukan proses evakuasi warga yang masih bertahan di dalam rumah oleh tim gabungan BPBD, SAR, TNI, Polri.

Pantauan di lokasi di RT 23 RW 07, Dusun Jethak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, beberapa warga yang bertahan di dalam rumah sejak Selasa (5/3/2019) dievakuasi oleh Tim SAR menggunakan perahu karet.

Banjir 7 Desa di 3 Kecamatan di Madiun, Banyak Warga Kehilangan Barang Elektronik dan Perhiasan

3 Kecamatan di Madiun Jawa Timur Terendam Banjir, Air Mencapai 5 Meter

Seorang warga yang dievakuasi, Rudianti (35) dan anaknya Nahda Afifa (3,5) tampak menggunakan perahu karet, bersama sejumlah anggota keluarganya.

Ia bertahan bersama 23 orang keluarga dan tetangganya, di rumah tingkat milik warga bernama Sri Sumarni.

"Sudah dari semalam, sebenarnya bisa keluar tapi takut," kata Rudianti tampak berkaca-kaca usai dievakuasi.

Madiun Jawa Timur Direndam Banjir, Jalan Krapyak Jalur Madiun - Ngawi Terputus

Rumah Warga di Saradan Madiun Terendam Air Setinggi Tiga Meter, Polisi: Mobil Harus Hati-hati

Ia mengatakann, dari 23 orang yang bertahan bersama dirinya, tiga di antaranya balita dan empat orang manula.

Sementara itu, tetangganya, Hari Purwanto (50) mengatakan, hampir seluruh rumah di RW 07, RT 23,24,25,26 terendam banjir.

Ketinggian air yang masuk di dalam rumah, mencapai satu hingga tiga meter.

"Di RT 23, ada 35 KK, hampir semuanya terendam. Ketinggian air satu meter, paling tinggi tiga meter," katanya.

Dia mengatakan, sebagian warga di sekitar rumahnya memaksakan diri tinggal di dalam rumah lantaran ingin menjaga harta bendanya.

"Alasan logis, banyak warga nggak mau dievakuasi, karena mungkin ingin mempertahankan harta benda mereka," katanya.

Dia mengatakan, akibat banjir ada puluhan hewan ternak yang hanyut terbawa banjir yang terjadi pada malam hari itu.

"Ada 25 kambing milik warga di sekitar rumah saya ini yang hilang," katanya.

Pantauan di lokasi, Tim SAR gabungan, masih melakukan evakuasi. Warga tampak menangis, setelah berhasil dievakuasi.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved