Anak Muda Pecinta Fotografi di Kota Kediri Gelar Pameran

Pameran karya fotografi ini dibuka Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. SPOD Photography Exhibition ini berlangsung 3 hari mulai 6 -8 Maret 2019.

Anak Muda Pecinta Fotografi di Kota Kediri Gelar Pameran
(Surya/Didik Mashudi)
Karya foto anggota SPOD yang dipamerkan di SK Coffe Lab, Kota Kediri, Rabu (6/3/2019) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Anak - anak muda pecinta fotografi yang tergabung dalam Smada Photography and Documentary (SPOD) memamerkan puluhan karya fotografi. Acara itu dikemas dalam SPOD Exbihition bertajuk "Head Hand Heart" di SK Coffe Lab, Kota Kediri, Rabu (6/3/2019) malam.

Pameran karya fotografi ini dibuka Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. SPOD Photography Exhibition ini berlangsung 3 hari mulai 6 -8 Maret 2019.

Selain diisi dengan pameran foto, kegiatan ini juga diisi dengan bedah foto dan workshop fotografi.
Pembina SPOD Adi Kusumo menjelaskan, tema "Head Hand Heart" diambil karena dalam menghasilkan karya foto yang baik tiga hal tersebut sangatlah penting.

Hand, berarti anak-anak harus menguasai teknik-teknik fotografi termasuk penguasaan alat.

Head, artinya anak-anak harus belajar mengonsep sebuah foto dan Heart, berarti anak-anak harus berkarya menggunakan hati.

"Ketika saya memberikan materi pada anak-anak, saya katakan tiga hal itu sangat penting," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Akbar Tanjung: Caleg Golkar Jangan Ragu Pasang Foto Jokowi

Mengulas Sumber Kekayaan Indra, Suami Yuanita Christiani yang Curi Perhatian, Punya 3 Perusahaan!

Susunan Pemain Persebaya Vs Persib Bandung, Kedua Tim Sama-sama Tampilkan Komposisi Berbeda

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, apresiasinya ada anak-anak muda yang memiliki hobi fotografi. Dalam fotografi anak-anak muda ini dilatih tentang rasa, karena rasa itu tidak tersurat namun tersirat.

"Kalau kita hanya memotret freeze saja semua orang pasti bisa. Namun bila memotret dengan rasa itu harus dipikirkan kapan waktunya. Jadi benar-benar menggunakan rasa," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Walikota yang juga penghobi fotografi ini mengemukakan, agar anak-anak muda terus berlatih dan memahami dasar-dasar dari fotografi. Karena seiring dengan perkembangan zaman banyak anak-anak muda yang berjualan melalui sosial media.

Tentunya agar produknya menarik harus ditunjang dengan foto produk yang keren. "Anak-anak millenial ini banyak yang jualan online shop. Mereka membutuhkan foto produk yang keren. Dalam menghasilkan foto yang keren dasar-dasar fotografi harus dipahami," jelasnya.

Selain itu juga harus bisa mengolah hasil karya fotonya menjadi lebih bagus dengan menggunakan aplikasi untuk mengedit foto salah satunya adobe photoshop.

"Setelah dasar-dasar fotografi yang harus dipelajari adalah mengolah foto agar lebih bagus dengan menggunakan photoshop. Dengan kemajuan teknologi photoshop bisa dipelajari melalui youtube. Sekarang semua bisa dipelajari jadi kalian harus belajar sebanyak mungkin," tandasnya kepada Tribunjatim.com.

Wali Kota berharap hasil karya fotografi di Kota Kediri semakin keren. Apalagi Kota Kediri telah membangun beberapa taman yang bisa digunakan untuk hunting foto.

Pemerintah Kota Kediri juga sering mengadakan lomba foto agar anak-anak muda menghasilkan karya-karya yang bagus.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved