Usai Banjir Rendam 3 Kecamatan, Bengawan Solo Bojonegoro Siaga Kuning, Tren Tinggi Muka Air Menurun

Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Wilayah Bojonegoro menurun, setelah Rabu kemarin (6/3/2019), Banjir menerjang beberapa kecamatan.

Usai Banjir Rendam 3 Kecamatan, Bengawan Solo Bojonegoro Siaga Kuning, Tren Tinggi Muka Air Menurun
SURYA/M SUDARSONO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali melakukan penyusuran Sungai Bengawan Solo. 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Wilayah Bojonegoro menurun, setelah Rabu kemarin (6/3/2019), Banjir menerjang beberapa kecamatan.

Saat ini Bengawan Solo berada di status siaga kuning, namun mulai menunjukkan tren penurunan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro, Nadhif Ulfia mengatakan, data terbaru perkembangan ketinggian air Bengawan Solo per Kamis (7/3/2019), menunjukkan siaga kuning dan tren air menurun.

"Sekarang siaga kuning, TMA sudah mulai turun," Ujar Ulfia kepada wartawan.

Hujan Deras Guyur Wilayah Bojonegoro, Tiga Kecamatan Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam Banjir

Nadhif Ulfia melanjutkan, untuk siaga 1 (Hijau) ketinggian mencapai sekitar 13.00 peilschaal, kemudian Siaga 2 (Kuning) ketinggian mencapai sekitar 14.00 peilschaal, sedangkan Siaga 3 (Merah) ketingian mencapai sekitar 15.00 peilschaal.

Nah dari data tersebut, TMA di Bengawan Solo wilayah Bojonegoro sudah masuk siaga kuning.

"Kita siaga kuning, trend ketinggian air juga sudah menurun," Jelasnya.

Foto ilustrasi petugas BPBD Tuban melakukan susur sungai Bengawan Solo.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved