Banjir Meluas, 678 Warga Magetan Mengungsi ke Sekolahan

Banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan mulai surut.

Banjir Meluas,  678 Warga Magetan Mengungsi ke Sekolahan
Surya/ Doni Prasetyo
Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengevakuasi warga Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, kemudian diungsikan di SDN Ngelang 2, yang kebetulan lokasi berada di ketinggian. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan mulai surut.

Meski begitu warga masih enggan kembali kerumah masing masing, karena mendung hitam yang menggantung sewaktu waktu jatuh dan banjir kembali merendam rumah rumah mereka.

Dua desa di Kecamatan Kartoharjo yang menjadi langganan banjir sejak dahulu, Desa Ngelang dan Jajar. Namun yang paling parah terendam banjir yaitu Desa Ngelang. Di Desa Ngelang ini ada 226 rumah dengan penghuni yang dievakuasi dan diungsikan berjumlah 678 jiwa.

"Ini hari ketiga warga hidup di pengungsian, masalah yang sangat dibutuhkan yaitu logistik," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra kepada Surya, di lokasi pengungsian di SDN Ngelang 2, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (8/3).

Kecuali itu, tambah Fery, mulai muncul penyakit yang biasa menjangkiti warga di pengungsian seperti penyakit kulit, gatal gatal, batuk dan diare.

"Teman teman dari bagian kesehatan Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mulai turun melakukan pengobatan ditempat tempat pengungsian, ada juga petugas kesehatan yang keliling lokasi banjir mendatangi warga yang masih berada dirumah," ujar Fery kepada Tribunjatim.com.

Awas banjir Dan Langsor Ancam Jawa Timur, BMKG Juanda Peringatkan Fenomena MJO

Tanggul Jebol, Banjir Tahunan Bengawan Solo dan Sungai Kali Lamong Kembali Genangi Wilayah Gresik

"Droping makan ke lokasi pengungsian dan rumah rumah terdampak tidak ada kendala, karena personil BPBD sangat cukup, apalagi dibantu dari TNI/Polri serta dari Satpol PP dan masyarakat. Soal makanan tidak ada masalah,"kata putra mantan petinggi partai politik Magetan Prayogo Prayitno ini.

Menurut Fery, ketinggian air yang menggenang di dua lokasi banjir, mulai menyusut, dari hasil pengukuran yang dilakukan personil BPBD, air mengalami surut sekitar 20 centimeter, dan Insha Allah malam nanti sudah mulai kering. Apalagi hujan hari ini tidak turun,"ujar Fery.

Sementara Bupati Magetan Suprawoto yang diwakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Chanif Triwahyudi menyebutkan, keberadaan personil Satpol PP di lokasi banjir ini sebagai upaya membantu keamanan dan menyalurkan bahan makanan.

"Kami menerjunkan personil dengan kekuatan penuh. Selain itu kami juga diperintahkan Bapak Bupati untuk mendirikan pos siaga dilokasi pengungsian, hingga bencana banjir berlalu," kata Chanif Triwahyudi kepada Surya di SDN Ngelang 2, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan yang dijadikan tempat pengungsian warga setempat. (tyo/TribunJatim.com).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved