Kartu Gresik Pintar (KGP) Cover Siswa Kurang Mampu Yang Tidak Masuk KIP

Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kartu ini khusus untuk pelajar SD dan SMP di Kabupaten Gresik.

Kartu Gresik Pintar (KGP) Cover Siswa Kurang Mampu Yang Tidak Masuk KIP
SURYA/FATKHUL ALAMY
Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditemukan polisi di salah satu tempat laundry di Sukolilo, Surabaya, Jumat (23/3/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Program Kartu Gresik Pintar (KGP) akan membantu meringangkan beban biaya siswa kurang mampu yang tidak terdaftar dalam Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kartu ini khusus untuk pelajar SD dan SMP di Kabupaten Gresik.

Dalam perjalanannya, KGP sempat mengalami kendala, keterlambatan penyerapan, sehingga anggaran tahun 2018 digunakan pada tahun 2019. Sekarang bisa terealisasi.

Subbagian Program dan Pelaporan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, Ronny A. Pangandaheng memaparkan, progam tersebut diperuntukan untuk membantu siswa yang tergolong kurang mampu atau miskin dan tidak tercover oleh KIP milik pemerintah pusat.

"Sehingga tidak ada lagi siswa yang kurang mampu merasa terbebani dengan biaya pendidikan," ujarnya.

Sumber anggaran KGP sendiri diambil dari APBD Gresik. Anggaran secara langsung masuk ke rekening setiap siswa.

Ronny mengaku, keterlambatan sebelumnya dikarenakan ada kendala di bagian teknis. Sehingga tahun lalu anggaran yang sudah masuk ke rekening setiap siswa tetapi baru bisa digunakan tahun ini.

"Karena ATM nya baru dibagikan tahun ini," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Buku SNMPTN dan Novel Paling Diminati Dalam Gramedia Exhibition di Icon Mall Gresik

Foto Mesra Zaskia Gotik dan Caren Delano Sindir Syahrini? Komentar Ivan Gunawan Jadi Jawabannya

Video Viral Penyelamatan Satu Keluarga Korban Banjir di Tol Ngawi-Kertosono, Begini Kronologinya

Sedangkan progam dari tahun anggaran 2018 senilai Rp 1.532.550 itu untuk memenuhi sebanyak 2.721 siswa. Dengan rincian siswa SD sebanyak 1.694 orang dan siswa SMP sebanyak 1.027 orang.

Besaran nilai yang diberikan ke setiap siswa berbeda, setiap siswa SD akan mendapatkan sebanyak Rp 450 ribu dan siswa SMP mendapatkan Rp 750 ribu.

Menurut Ronny, peruntukan KGP akan meringangkan beban orang tua karena bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi siswa.

Seperti, seragam sekolah, tas sekolah, sepatu sekolah, buku mata pelajaran, alat tulis, transportasi. (wil/TribunJatim.com).

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved