Acara Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Pamekasan, Kejari Ajak Siswa Taat Hukum & Hindari Sikap Koruptif

Acara Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Pamekasan, Kejari Ajak Siswa Taat Hukum & Hindari Sikap Koruptif.

Acara Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Pamekasan, Kejari Ajak Siswa Taat Hukum & Hindari Sikap Koruptif
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Sutiryono saat memberikan penjelasan tentang program JMS di SMPN 1 Pamekasan, Senin (11/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pamekasan, mengajak siswa agar bisa mentaati hukum dan perundang-undangan yang ada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pamekasan, Tito Prasetyo, saat menjadi inspektur upacara di Sekolah Menengah Pertama Negeri SMPN 1 Pamekasan Jalan R Abd Azis.

Enam Jaksa akan Kawal Agus Tjong, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jasmas DPRD Kota Surabaya

Kejati Jatim Akan Siapkan Enam Jaksa untuk Penuntutan Dua Mucikari Artis Vanessa Angel

Berdasarkan Pasal 30 UU Nomor 16 Tahun 2014 tentang Kejaksaan RI, salah satu tugas kejaksaan di bidang ketertiban dan ketentraman umum adalah turut menyelenggarakan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Peningkatan kesadaran hukum masyarakat tersebut dilaksanakan, salah satunya dengan Program JMS.

Jaksa KPK Akan Hadirkan 35 Saksi Untuk Persidangan Rendra Kresna

“JMS merupakan salah satu program unggulan Kejaksaan RI, agar anak-anak mengerti tentang hukum,” ujarnya kepada Tribunjatim.com, Senin (11/3/2019).

Tito menegaskan, beberapa imbauan kepada siswa SMPN 1 Pamekasan, di antaranya adalah pemahaman yang diberikan kepada siswa agar tidak melanggar hukum seperti bahaya narkoba, dan perkelahian.

“Ada juga pengenalan tentang bahaya perilaku korupsi, agar siswa bisa mempunyai bekal agar tidak melakukan tindakan koruptif,” ujarnya.

Bimbingan terhadap siswa tentang ketaatan pada hukum, kata Tito, sebenarnya merupakan tugas utama setiap sekolah, misalnya wejangan dari guru agama agar mentaati norma yang ada.

Namun, pihaknya ingin menyampaikan dari sisi hukum sebagaimana undang-undang yang berlaku.

“Sinergitas antara sekolah dengan kejaksaan perlu digalakkan untuk memberikan wejangan kepada siswa agar menaati hukum,” pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved