Bundaran Jalan Bandung Jadi Pusat Kemacetan, Dishub Malang Lakukan Rekayasa Lalin, Ini Rinciannya

Bundaran Jalan Bandung Jadi Pusat Kemacetan, Dishub Malang Lakukan Rekayasa Lalin, Ini Rinciannya.

Bundaran Jalan Bandung Jadi Pusat Kemacetan, Dishub Malang Lakukan Rekayasa Lalin, Ini Rinciannya
SURYA/RIFKY EDGAR
Sejak diberlakukannya Rekayasa lalu lintas di Bundaran Jalan Bandung, kendaraan dari Jalan Bandung maupun dari Jalan Mayjend Panjaitan tidak boleh belok ke kanan menuju Jalan Ijen. Mereka harus melewati Jalan Oro-Oro Dowo, senin (11/3). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang telah melakukan rekayasa lalu lintas di bundaran Jalan Bandung Kota Malang, pada Senin (11/3).

Seperti diketahui, Bundaran di Jalan Bandung itu, akhir-akhir ini menjadi pusat kemacetan.

Dikarenakan kendaraan dari arah Jalan Bandung, berebut jalan dengan kendaraan yang meluncur dari Jalan Mayjend Panjaitan.

Ingin Sejahterakan Tukang Parkir di Malang, Wali Kota Sutiaji akan Terapkan Sistem Baru Berbasis IT

FKIP UMM Gandeng 14 Sekolah Malang Raya Lewat Penugasan Dosen ke Sekolah

Sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang akan menuju ke Jalan Ijen maupun ke Jalan Oro-Oro Dowo.

Dari pantauan di lokasi, rekayasa yang dilakukan oleh Dishub Kota Malang tersebut ialah membuka jalan bagi kendaraan yang melintas dari arah Jalan Ijen bisa langsung berbelok kiri ke Jalan Bandung maupun belok kanan ke Jalan Oro-Oro Dowo.

Dua Bandit di Malang Curi Motor Selama 2 Tahun, Polda Jatim Tembak Kaki Mereka

Sedangkan yang dari arah Jalan Bandung maupun dari Jalan Mayjend Panjaitan harus lurus melewati ke Jalan Oro-Oro Dowo.

"Jadi bundaran ini tidak kami fungsikan, nanti yang dari Jalan Bandung maupun dari Jalan Oro-Oro Dowo tidak boleh langsung menuju Jalan Ijen. Para pengendara harus melewati Jalan Panggung," ucap Kusnadi Kepala Dishub Kota Malang.

Petugas dari Dishub Kota Malang juga telah memasang rambu-rambu lalu lintas di bundaran Jalan Bandung tersebut.

Selain itu, beberapa pagar pembatas berwarna orange juga telah diletakkan di jalan raya.

"Rekayasa lalu lintas di sini (Bundaran Jalan Bandung) bertujuan untuk mengurai kemacetan akibat menumpuknya kendaraan. Semoga saja setelah dilakukan rekayasa ini arus kendaraan menjadi lancar," ujarnya.

Kata Kusnadi, penerapan rekayasa lalu lintas ini akan diujicobakan selama dua minggu.

Setelah itu, Dishub Kota Malang akan mengevaluasi dampak yang terjadi dari rekayasa lalu lintas tersebut.

"Kita lihat saja, kalau terbukti efektif, ya nanti akan kami permanenkan," jelasnya.

Di sisi lain, Dishub Kota Malang juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Majapahit dan Jalan Ki Ageng Gribig.

"Insyaallah dalam bulan ini kami akan kembali melakukan rekayasa lalu lintas. Untuk tanggalnya kami belum tahu. Sambil menunggu hasil evaluasi dari Bundaran Jalan Bandung ini," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved