Dewan Kopi Jatim Minta Pemerintah Beri Pembinaan Petani Agar Produktivitas Meningkat

Ketua Dewan Kopi Jawa Timur, KH Muhammad Zakki berharap pemerintah bisa melakukan pembinaan kepada para petani kopi agar produktivitas kopi meningkat.

Dewan Kopi Jatim Minta Pemerintah Beri Pembinaan Petani Agar Produktivitas Meningkat
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua Dewan Kopi Jatim, KH Muhammad Zakki saat menghadiri acara Ngopi Bareng Rek peringatan Hari Kopi Nasional 2019 di Museum De Javasche Bank, Jalan Garuda, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Dewan Kopi Jawa Timur, KH Muhammad Zakki berharap pemerintah bisa melakukan pembinaan kepada para petani kopi agar produktivitas kopi di Jawa Timur meningkat.

Pembinaan kepada para petani kopi ini menurut Zakki sangat diperlukan karena saat ini saja, Indonesia sudah mulai mengimpor kopi dari Vietnam.

"Kami sangat miris sekali, karena diperkirakan 2030 Indonesia akan jadi importir kopi. Karena untuk mengatasi seperti itu bagaimana agar petani tidak hanya menanam secara konvensional, tapi petani yang menanam kopi tidak sekedar tanam, namun menjadi industri petani kopi," ujar Zakki di acara Ngopi Bareng Rek peringatan Hari Kopi Nasional 2019 di Museum De Javasche Bank, Jalan Garuda, Senin (11/3/2019).

Disbun Jatim Akan Maksimalkan Pembukaan Lahan Perhutani untuk Penuhi Permintaan Kopi di Pasar Ekspor

Hari Kopi Nasional 2019, Dinas Perkebunan Jawa Timur Dorong Produktivitas Kopi Arabika

Zakki berharap jumlah produksi kopi di Indonesia terutama di Jatim bisa meningkat dengan dilakukan pembinaan kepada petani.

Sehingga kopi yang bisa dihasilkan dapat mencapai 1,5 hingga 2 ton perhektar.

"Kendala kopi kita memang kesadaran petani, bahwa bertani bisa diberdayakan lebih baik. Cara memetik tidak hanya green bean, tetapi red bean harganya lebih bagus," tuturnya.

Gandeng Komunitas Kopi, Stasiun Kota Baru Malang Bagi-bagi Kopi Gratis ke Penumpang Selama Dua Hari

‎Banyuwangi dan BPPT Sepakati Garap Pengembangan Kopi dan Cokelat dari Hulu ke Hilir

Petani kopi di Jatim sendiri, menurut data dari Dinas Perkebunan Provinsi Jatim, memang baru bisa memproduksi kopi sebanyak 808 Kg perhektar dengan total 64.711 ton kopi per-tahunnya.

Namun Disbun optimis angka tersebut akan terus naik seiring dengan pembukaan lahan perhutani yang akan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi Jawa Timur.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved