Rumah Politik Jatim

Ada 30 Ribu Lebih Panitia Pemungutan Suara di Pemilu 2019 di Sumenep, Tiap Orang Dapat Honor Segini

Ketua KPU Sumenep Abd Waris membeberkan jumlah pasukan panitia dalam menyelenggarakan Pemilu di seluruh kabupaten SUmenep

Ada 30 Ribu Lebih Panitia Pemungutan Suara di Pemilu 2019 di Sumenep, Tiap Orang Dapat Honor Segini
Tribunnews/Priyombodo
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Menteri Keuangan (Menkeu) mengedarkan surat Nomor S-118/MK.02/2016.

Surat itu membahas Penetapan Standar Biaya Honorarium Tahapan Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden, dan Wakil Presiden, serta Tahapan Pemilihan Umum Gubernur, Bupati, Wali Kota Serentak.

"Honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak jauh berbeda dengan honor yang diterima pada Pemilu lima tahun lalu, yakni sekitar Rp. 500 ribu per orang," kata Ketua KPU Sumenep Abd Waris pada Tribunmadura.com. Selasa, (12/3/2019).

Pria asal Kecamatan Gapura itu memaparkan, ada 4315 TPS di Sumenep padaPemilu 2019 ini.

(KPU Kota Malang Temukan 1000 Surat Suara Pemilu 2019 Tidak Layak Pakai)

(Proses Sortir Surat Suara, KPU Malang Temukan 49 Surat Suara Rusak, Kondisi Lubang dan Sobek)

Dia menambahkan, tiap TPS butuh 7 orang panitia. Setidaknya ada 30.205 anggota dalam KPPS.

"Itu se - Kabupaten Sumenep," katanya.

Menurutnya, Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu 2014 lalu, karena selain akan memilih Anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD, juga akan dilakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presdien.

"Jadi kami hanya menjalankan tugas saja," tuturnya.

Reporter: TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(Pemkot Batu Anggarkan Rp 1,94 Miliar untuk Pembangunan IPAL dan TPS 3R)

(KPU Ajukan Penambahan TPS Berbasis DPTb di Rutan Kelas IIB Sampang)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved