Bupati Ponorogo Prihatin Ada Puluhan Warganya Pindah ke Malang karena Termakan Isu Kiamat

Ipong Muchlissoni mengaku sudah mendengar kabar 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, secara serentak pindah ke Malang.

Bupati Ponorogo Prihatin Ada Puluhan Warganya Pindah ke Malang karena Termakan Isu Kiamat
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat berada di lokasi longsor di Desa Banaran, Selasa (4/4/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengaku sudah mendengar kabar 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, secara serentak pindah ke Malang, lantaran adanya isu kiamat.

Ipong Muchlissoni mengaku prihatin masih ada warganya yang percaya dengan hal-hal yang tidak masuk akal.

"Prihatin, masih ada yang percaya hal-hal begitu. Jelas itu nggak masuk akal. Sesungguhnya kita sudah melakukan pembinaan sekaligus memberikan pemahaman. Tapi ya sulit, mereka terlanjur percaya dan meyakini," kata Ipong Muchlissoni saat dikonfirmasi, Selasa (13/3/2019) siang.

Termakan Isu Kiamat, Puluhan Warga Ponorogo Ikut Kiai dan Berbondong-bondong Pindah ke Malang

Perjuangan Korban Banjir di Dekat Tol Ngawi-Kertosono, Hindari Hewan Melata hingga Nyaris Tenggelam

Ipong Muchlissoni mengatakan, agar isu ini tidak semakin meluas, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan MUI dan organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk melakukan pembinaan.

"Ya kita terus mengadakan pembinaan pada masyarakat yang belum kena pengaruh ini. Nanti akan berkoordinasi dengan MUI dan ormas keagamaan untuk turun melakukan pembinaan," katanya.

Selama Dua Hari, 2500 Cup Kopi Lokal Dibagikan Gratis ke Penumpang Kereta Stasiun Madiun

Dia menambahkan, menurutnya agar isu tersebut tidak semakin berkembang di Jawa Timur, perlu dilakukan upaya yang serius dari ormas keagamaan, MUI, Pemprov Jawa Timur, serta Pemkab Malang, untuk menangani pusat ajaran tersebut di Kasembon, Malang. (Surya/Rahardian Bagus)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved