Acungkan Celurit, Pria Asal Kedungkandang Malang Gondol Motor Remaja di Jalan Muharto

Unit Reskrim Polsek Kedungkandang Malang telah menangkap seorang begal sepeda motor.

Acungkan Celurit, Pria Asal Kedungkandang Malang Gondol Motor Remaja di Jalan Muharto
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tersangka pembegalan, Sanjai Suratman (19), warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Unit Reskrim Polsek Kedungkandang Malang telah menangkap seorang begal sepeda motor, Sabtu (16/3/2019).

Sepeda motor tersebut milik FF (19) warga Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Pelaku yang membegal bernama Sanjai Suratman (19), warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Sinjai ditangkap di tempat kosnya yang berada di dalam Pasar Burung Splendid tiga hari setelah dirinya melakukan aksi pembegalan.

Tingkatkan Ketertiban Pasar, Dinas Perdagangan Kota Malang Beri Sosialisasi pada Puluhan PKL

Benahi Organisasi Permainan Jadi Kunci Pesta Gol Arema FC ke Gawang Persita Tangerang

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengatakan, kejadian pembegalan tersebut dilakukan pada tanggal Rabu (13/2/2019) ketika korban pada saat itu melintas di Jalan Muharto.

Korban yang pada saat itu berboncengan dengan temannya, berpapasan dengan dua orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah.

Kemudian, Sanjai yang pada saat itu dibonceng, turun dari kendaraan dan langsung mengacungkan celurit ke arah korban dan temannya.

Bermodal Banyak Gol ke Gawang Persita, Arema FC Optimistis Lolos ke Babak 8 Besar Piala Presiden

BREAKING NEWS: Lee Jonghyun CNBLUE Terlibat Skandal Jung Joon Young, Isi Percakapan Mereka Terungkap

Akibatnya, korban dan temannya lari ketakutan dan meninggalkan sepeda motor begitu saja di tengah jalan.

Kemudian Sanjai langsung menaiki sepeda motor korban dan dibawa kabur.

"Kejadian itu sekitar pukul 18.45 WIB. Sanjai melakukan aksinya dengan temannya Rosi alias Jibon yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," ucap Kompol Suko Wahyudi kepada SURYAMALANG.COM (TribunJatim.com Network), Kamis (14/3/2019).

Arema FC Vs Persita Tangerang, Ini Kiat Sukses Singo Edan Bisa Pesta Gol ke Gawang Persita

Dari hasil penyidikan petugas, Sanjai mengaku nekat mengambil sepeda motor korban karena alasan ekonomi.

Kini, polisi akan mengembangkan kasus pembegalan tersebut mengingat masih ada satu tersangka lagi yang masih menjadi DPO.

Sedangkan barang bukti sepeda motor Scoopy telah diamankan di Polsek Kedungkandang untuk penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka akan dikenai Pasal 365 KUHP perkara pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal 12 tahun panjara," tandasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved