Diduga Epilepsinya Kambuh, Pemuda dari Lamongan Ini Tewas Mengapung di Sungai Lamong Mojokerto

Diduga Epilepsinya Kambuh, Pemuda dari Lamongan Ini Tewas Mengapung di Sungai Lamong Mojokerto.

Diduga Epilepsinya Kambuh, Pemuda dari Lamongan Ini Tewas Mengapung di Sungai Lamong Mojokerto
Ilustrasi Mayat Mengambang 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Warga Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Sungai Lamong. Saat ditemukan mayat laki-laki itu tak mengenakan busana.

Kapolsek Dawarblandong AKP Supriadi mengakatan, mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang beraktivitas di pinggir Sungai Lamong Dusun Geneng, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 16.00.

Lantas, para warga menepikan mayat laki-laki itu.

Pelaku Komplotan Pembobolan Toko Handphone di Mojokerto Diciduk Polisi, Diduga Jaringan Antar Kota

Dijanjikan Dapat Bonus Pulsa, Uang Nasabah Bank BRI Rp 65 Juta di Mojokerto yang Ludes Modusnya Ini

"Mayat itu mengambang di sungai, para warga lantas menepikan," katanya saat dihubungi Surya, Kamis (14/3).

Supriadi, menyebutkan, identitas mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Harianto (26) warga Desa Pamotan, Sambeng, Lamongan.

Harianto sejak tiga hari tidak pulang ke rumah.

Proyek Pengolahanan Limbah B3 Jawa Timur di Mojokerto Bakal Libatkan Inggris Sebagai Investor

"Menurut keterangan ibunya, Parmi (55), Harianto memang jarang pulang. Terakhir, dia tak pulang hingga tiga hari," lanjutnya.

Supriadi mengungkapkan, dari informasi yang didapat dari Parmi, Harianto memang sering bermain di Sungai Lamong.

Selain itu, Harianto mempunyai riwayat penyakit epilepsi.

"Kemungkinan, saat hendak mandi penyakit korban, lalu terpeleset dan tenggelam. Di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved