Isu Kiamat, Begini Kondisi Pondok Pesantren di Kasembon yang Dijadikan Tempat Singgah Warga Ponorogo

Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin di Kasembon Malang dijadikan tempat singgah masyarakat Ponorogo lantaran isu kiamat.

Isu Kiamat, Begini Kondisi Pondok Pesantren di Kasembon yang Dijadikan Tempat Singgah Warga Ponorogo
SURYA/SANY EKA PUTRI
Suasana santri di Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin, Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM KASEMBON - Para santri yang awalnya melakukan aktivitas seperti biasa, mendadak mengalihkan pandangannya ke arah awak media saat didatangi, di Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin, Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019).

Kegiatan para santri ini tidak jauh berbeda dari aktivitas orang pada umumnya.

Mereka ada yang mengobrol santai, ada yang bermain, ada juga yang mempersiapkan perlengkapan memasak.

Ponpes ini menjadi ramai di media dan di kalangan masyarakat.

Karena banyak warga baru dari luar daerah yang berbondong bondong ke sini untuk tinggal.

Termakan Ajakan Hindari Kiamat, 53 Warga Jual Tanah-Rumah Cuma Rp 20 Juta, Lalu Berlindung di Malang

Pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin Malang Sebut Isu Kiamat yang Tersebar Itu Berita Hoax

Seperti yang dikatakan Gianti, warga Ponorogo yang baru berada di pondok sekitar lima hari lalu.

Ia ke sini bersama ibu dan anaknya. Gianti mengakui ia ke pondok ini memang karena keinginan sendiri.

"Saya ke sini tau dari saudara, teman. Ya kami ingin mondok ke sini mbak, ingin belajar agama," kata dia didampingi ibu dan anaknya.

Ditanya saat berapa lama ia akan belajar di pondok, ia mengaku sampai bulan ramadan selesai.

Gianti juga harus menjual sepeda motornya untuk modal dia hidup di pondok.

Terungkap Sosok Penyebar Isu Kiamat yang Bikin 52 Warga Jual Tanah dan Rumah Murah, Cuma Rp 20 Juta

Polres Batu Selidiki Penyebar Isu Kiamat, Imbau Masyarakat Tak Telan Mentah Informasi yang Beredar

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved