Pelaku Komplotan Pembobolan Toko Handphone di Mojokerto Diciduk Polisi, Diduga Jaringan Antar Kota

Polisi berhasil mencokok dua dari komplotan pembobol dan pencurian di toko ponsel Uniq Cell yang berada di Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku Komplotan Pembobolan Toko Handphone di Mojokerto Diciduk Polisi, Diduga Jaringan Antar Kota
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, berbincang dengan tersangka pembobol dan pencurian toko ponsel Uniq Cell, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Polisi berhasil mencokok dua dari komplotan pembobol dan pencurian di toko handphone Uniq Cell yang berada di Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Dari penangkapan ini terkuak, para tersangka juga melancarkan aksinya di sejumlah tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Komplotan ini merupakan jaringan antar kota. Mereka melakukan aksi pencurian di Jepara, Kediri, Sidoarjo dan Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Rabu (13/3/2019).

Setyo menyebutkan, kedua tersangka itu yakni, Subagiyo, warga Desa Wirobiting, Prambon, Kabupaten Sidoarjo dan Hayat Efendi, warga Jalan Veteran, Kebomas, Kabupaten Gresik.

Jadi Penadah Handphone Curian, Warga di Kabupaten Malang Ini Ditahan Polisi

Gara-gara Charger Handphone, Rumah di Griya Kebraon Surabaya Ludes Terbakar

Hayat Efendi merupakan penadah handphone hasil curian Subagiyo beserta komplotannya.

"Komplotan ini terakhir kali beraksi dengan membobol toko Uniq Cell di Jalan Pahlawan No 28, Desa Sarirejo, Mojosari, Mojokerto, Sabtu (1/12) tahun kemarin 2018. Komplotan itu berhasil mencuri 223 ponsel dan 89 kartu memori mikro. Korban (Wendy Wijaya) mengalami kerugian Rp 277 juta," sebutnya.

Dari 223 handphone yang berhasil digasak tersangka, lanjut Setyo, pihaknya hanya berhasil menemukan 10 handphone saja.

Sebab, tersangka telah menjual handphone hasil curian itu di beberapa tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Barang bukti lain terjual. Karena ponsel, lakunya cepat. Penadah lain masih kami gali. Hingga kini tersangka masih tutup mulut. Kami juga masih memburu 2 tersangka lain," ungkapnya.

Sementara itu, tersangka Subagiyo mengaku, dirinya mendapatkan jatah 100 ponsel dari 223 ponsel yang berhasil dicuri.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved