Trenggalek Punya Musrena Keren, Jaring Aspirasi Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan

Trenggalek Punya Musrena Keren, Untuk Jaring Aspirasi Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan.

Trenggalek Punya Musrena Keren, Jaring Aspirasi Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan
SURYA/DAVID YOHANES
Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin saat pembukaan Musrena Keren. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Untuk menentukan arah pembangunan, ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa, hingga kabupaten.

Namun di Trenggalek ada juga “Musrena Keren", kependekan dari Musrenbang Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan.

Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin membuka Musrena Keren ini pada Kamis (14/3/2019) di Hall Hotel Bukit Jaas Permai.

Pura-pura Jadi Tamu, Warga Bangkalan Menjarah Barang Elektronik di Hotel Trenggalek

Konter Ponsel di Trenggalek Dibobol Pencuri, Jebol Dinding Belakang Dini, Kerugian Rp 30 Juta

Musrena Keren adalah wujud keberpihakan Pemkab Trenggalek terhadap kesetaraan gender, kelompok perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan.

Menurut Nur Arifin, kelompok ini harus diberikan saluran aspirasi dalam perencamaan pembangunan.

Ada 63 Ribu Bidang Tanah ikut PTSL Trenggalek, Sertifikat Bakal Dibagikan Sebelum 17 Agustus 2019

Sebab selama ini suara mereka kurang didengar, baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Kelompok ini nyaris tidak terakomodir dalam setiap musyawarah di masyarakat,” ujar Gus Ipin, panggilan akrabnya.

Lanjutnya, selama ini berkembang stigma terhadap perempuan, suargo nunut neroko katut (surga hanya numpang, neraka ikut serta).

Stigma itu menegaskan, bahwa perempuan tidak punya tempat dalam proses pengambilan keputusan.

Kondisi ini dianggap sudah tidak relevan dengan kondisi kekinian.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved