40 Orang Tewas dan 20 Orang Terluka, Aksi Penembakan Umat Muslim di Masjid Selandia Baru

Aksi penembakan secara membabibuta terjadi di masjid yang di wilayah Christchurch, Selandia Baru.

40 Orang Tewas dan 20 Orang Terluka, Aksi Penembakan Umat Muslim di Masjid Selandia Baru
TVN via BBC Indonesia
Petugas layanan darurat membawa seseorang ke rumah sakit di Christchurch, setelah muncul laporan penembakan. 

TRIBUNJATIM.COM, SELANDIABARU - Aksi penembakan secara membabibuta terjadi di masjid yang di wilayah Christchurch, Selandia Baru.

Bahkan pelaku penembakan tersebut telah diketahui bernama Brenton Tarrant itu menyiarkan langsung aksi brutalnya itu.

Dari tangkapan layar yang beredar, pria tersebut menggunakan nama akun Brenton Tarrant 9. Dia mulai melakukan siaran langsung sejak berada di mobil sebelum melakukan serangan.

Tarrant sendiri menyiarkan video tersebut selama 17 menit. Video yang direkam tersebut kemungkinan dilakukan melalui kamera aksi yang dipasang di kepalanya.

Secara garis besar, siaran langsung yang disiarkan oleh Tarrant menampilkan aksi sadisnya saat menembak orang yang ada di depan masjid hingga masuk ke dalamnya.

Setelahnya, terlihat pula para jemaah masjid yang menjadi korban penembakan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tarrant menggunakan setidaknya satu senjata api semi-otomatis dan beberapa amunisi.

Sekadar informasi, insiden penembakan ini terjadi saat ada 300 orang tengah menjalankan ibadah salat Jumat di Masjid Al Noor, kota Christchurch, Selandia Baru.

Seorang saksi mata mengatakan pada wartawan, dia mendengar setidaknya 20 tembakan dan melihat empat orang tergelatak bersimbah darah.

- Sebanyak 40 orang diketahui tewas akibat berondongan peluru, 20 lainnya mengalami luka-luka.

- Sebanyak 4 pelaku penembakan dapat ditangkap, 3 laki-laki dan 1 perempuan. Ditemukan pula sejumlah alat peledak yang melekat di mobil mereka.

Halaman
12
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved