Dispendukcapil dan Dispendik Kota Surabaya Sudah Siap Berduet Wujudkan Kartu Identitas Anak

Dispendukcapil dan Dispendik Kota Surabaya berduet untuk wujudkan Kartu Identitas Anak (KTA), seperti arahan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Dispendukcapil dan Dispendik Kota Surabaya Sudah Siap Berduet Wujudkan Kartu Identitas Anak
SURYA/PIPIT MAULIDIYA
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan deadline dari Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) untuk menyelesaikan perekaman e-KTP, paling lambat 24 Maret 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya berduet untuk wujudkan Kartu Identitas Anak (KIA), seperti arahan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Sebelumnya Wali Kota Risma menginginkan KTA memuat informasi data sekolah anak, nomor induk siswa nasional (NISN) sekaligus nomor induk kependudukan (NIK) anak yang ada di Kartu Keluarga (KK).

Agus Imam Sonhaji, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya mengatakan, saat ini sudah sangat siap dengan pembuatan KTA.

Hanya saja kini pemerintah kota Surabaya sedang mengumpulkan data yang dibutuhkan.

HUT ke 105 Kota Malang, Ada Festival Bakso-Cwimie dan Mendem Duren, Berikut Lokasinya!

Polisi Gerebek Industri Makanan Ringan yang Mengandung Tawas dan Bumbu Kedaluwarsa di Sidoarjo 

"Pak Ikhsan dan saya berduet, sudah siap, sudah ada kartunya. Data sedang ditata Pak Iksan (Iksan, Kepala Dispendik, red). Kata Bu Wali Kota (Wali Kota Risma, red) digabung dengan data sekolah cuma ya masih kita komunikasikan dan sudah siap. Mesinnya sama (dengan e-KTP)," kata Agus singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wali Kota Risma ingin membuat KIA, agar siswa tidak perlu membawa banyak kartu.

Baca Komentar Nyinyir-Julid, Nia Ramadhani Sampai Tak Berani Lihat Mata Meriam Bellina, Menakutkan

Momen Mesra Syahrini-Reino di Ruangan Mewah Terekspos, Ada Foto di Dinding yang Tak Sengaja Terekam

Sekaligus memudahkan Pemkot Surabaya melakukan pendataan. Salah satunya langsung tertera informasi keluarga dan alamat, karena sudah ada kolom NIK.

"Sementara kita dulukan proses perekaman e-KTP yang sudah deadline dari Kemendagri 24 April 2019," tutup Agus. (Surya/Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved