Penerima Manfaat PKH Dilarang Lepas Stiker dari Dinsos Sampang, Begini Akibatnya

Rumah penerima PKH akan dipasangI stiker, sehingga para penerima PKH kedepan dapat dikenali lebih mudah, efisien dan tepat sasaran.

Penerima Manfaat PKH Dilarang Lepas Stiker dari Dinsos Sampang, Begini Akibatnya
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Koordinator PKH Kabupaten Sampang, Nanang Muldianto Saat dikonfirmasi ke ruangannya di Kantor Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Jalan Rajawali No. 7 Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jumat (1/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Dinas Sosial (Dinsos) Sampang menerapkan terobosan baru untuk keluarga penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Rumah penerima PKH akan dipasangI stiker, sehingga para penerima PKH kedepan dapat dikenali lebih mudah, efisien dan tepat sasaran.

Sebagai langkah awal Dinsos saat ini sudah melakukan pemasangan stiker di setiap rumah penerima manfaat PKH di satu desa, yaitu Desa Jelgung Kecamatan Robetal.

Menanggapi hal ini, Koordinator PKH Kabupaten Sampang, Nanang Muldianto menekankan kpada penerima manfaat PKH agar tidak membuka atau melepas stiker yang sudah tertempel.

(Warga Wonokromo yang Tanahnya Dijadikan Frontage Diberi Waktu Kosongkan Rumah Hingga Mei)

(Mensos Datangi Warga Lumajang, Penerima PKH : Suami Saya Tidak Pakai Sepatu)

"Jangan pernah mencabutnya, karena jika mencabut stiker tersebut maka akan kami keluarkan dari penerima manfaat PKH," ujarnya, pada Kamis (14/3/2019).

Ia menjelaskan bahwa selama ini masih belum ada penerima yang mencoba melepas stiker.

"Selama ini alhamdulilah masih belum ada, namun sudah ada dua orang yang memundurkan diri dari daftar penerima manfaat PKH. Dua orang ini menganggap sudah mampu," jelasnya.

Dinas sosial menginstruksikan, warga yang ingin mengundurkan diri dari daftar penerima manfaat PKH, untuk menulis pernyataan yang ditanda tangani di atas materai 6000.

Hal itu bertujuan menjadi bukti kalau penerima memang dikatan mundur dari PKH.

"Ketika mereka menuntut di kemudian hari kami bisa menunjukkan surat pengunduran dirinya dari PKH," tegasnya.

Reporter: TribunMadura.com, Hanggara Pratama

(Warga Sampang Mengeluh Kartu PKHnya Terblokir, Koordinator PKH Angkat Bicara)

(Jurus Handal Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Bebaskan Lahan 1323 Meter Persegi dengan Nol Rupiah)

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved