Polemik Bakar Surat Suara di Pilkades Karanggandu Trenggalek, Calon Kades Minta Pelantikan Ditunda

Dugaan kecurangan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) masih bergulir di Polres Trenggalek.

Polemik Bakar Surat Suara di Pilkades Karanggandu Trenggalek, Calon Kades Minta Pelantikan Ditunda
surya/David Yohanes
Seorang warga Desa Karanggandu menunjukkan surat laporan ke Polisi, terkait dugaan kecurangan Pilkades. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Dugaan kecurangan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) masih bergulir di Polres Trenggalek.

Asmadi, calon Kades yang melapor ke Polres Trenggalek, mengatakan dirinya diundang oleh Plt Bupati Trenggalek besok, Jumat (15/3/2019) pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya Asmadi juga mengaku sudah menanyakan perkembangan laporannya ke penyidik Polres Prenggalek.

Penyidik menjelaskan, pihaknya sudah mengundang saksi ahli dari Universitas Brawijaya (UB).

(AKD Kabupaten Tuban Meminta Para Kepala Desa Tetap Netral saat Pemilu, Meski Sudah Punya Pilihan)

(Kepala Desa di Kalianget Terjerat Kasus Koruspi, DPMD Sumenep: Caleg Tak Boleh Daftar jadi Kades)

Sementara laporan secara politik terhadap panitia, masih menunggu penyelesaian dari bupati.

“Besok itu sepertinya akan ada pembahasan masalah itu,” ujar Asmadi.

Asmadi menegaskan, tidak seharusnya pelantikan dilakukan selama proses hukum masih berjalan.

Sebab jika nantinya panitia dinyatakan bersalah dan dihukum, maka pemilihan itu akan cacat hukum.

“Menurut saya Kepala DPMD sudah masuk angin itu. Ini ada kecurangan, apa yang dilakukan Pemkab untuk memutuskan kecurangan ini?” ucap Asmadi kesal.

Asmadi menilai, jika perkara ini tidak ada solusi, maka akan memicu kecurangan dalam pelaksanaan Pilkades.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved