Polisi Mencari Penyebar Provokasi Perang Antar Suporter Bola di Tulungagung

Sebuah tulisan bernada provokasi menyebar dari antara pengguna Whatsapp di Tulungagung.

Polisi Mencari Penyebar Provokasi Perang Antar Suporter Bola di Tulungagung
david yohanes/surya
Materi provokasi yang tengah diselidiki polisi. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah tulisan bernada provokasi menyebar dari antara pengguna Whatsapp di Tulungagung.

Tulisan itu berisi ajakan perang terbuka, antara Bonek (pendukung Persebaya) dan Aremania (pendukung Arema).

Pengirim menyebut, perang terbuka antar suporter bola ini dilaksanakan pasa Sabtu (16/3/2019) pukul 14.00 WIB di Lapangan Beji, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu.

"Yang jelas tulisan itu adalah provokasi. Kami sedang melacak, siapa penyebarnya," tegas Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji.

Sumaji berharap, warganet Tulungagung bisa bersikap bijak.

Jika mendapatkan kiriman provokasi itu, tidak usah diteruskan ke orang lain.

"Kalau dapat kiriman, cukup berhenti pada anda. Tidak usah dikirim ke orang lain lagi," sambung Sumaji kepada Tribunjatim.com.

Ada OTT KPK, Kanwil Kemenag Jatim Tampak Sepi

Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Aiptu Sujadi yang Selamatkan Korban Banjir di Tol Ngawi-Kertosono

Ketua Umum PPP Romahurmuziy Disebut Kena OTT KPK Pukul 9 Pagi di Kanwil Kemenag Jatim

Meski demikian, polisi akan mengantisipasi materi provokasi.

Personil kepolisian akan disiagakan di Lapangan Beji. untuk mengantisipasi jika ada pihak-pihak yang termakan provokasi itu.

"Kami tetap aman melakukan pencegahan. Besok akan kami jaga, jangan sampai ada gesekan," ujar Sumaji kepada Tribunjatim.com.

Provoksi ini diduga buntut dari bentrok antar suporter bola di wilayah Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kamis (14/3/2019) pukul 01.30 WIB.

Dua kelompok suporter yang terdiri dari para remaja bertemu, dan bentrok.

Satu orang menjadi korban pengeroyokan dan melapor ke Polsek Rejotangan. (David Yohanes/Tribunajtim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved