Piala Presiden

Ulah Nakal Supporter, Arema FC Didenda Rp 125 Juta

Klub sepakbola Arema FC didenda Rp 125 juta akibat ulah supporter nakal saat gelaran Piala Presiden 2019.

Ulah Nakal Supporter, Arema FC Didenda Rp 125 Juta
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Gelandang Arema FC, Ricky Kayame merayakan gol yang dicetak ke gawang Persita Tangerang dalam babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2019, di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (13/3/2019). Arema FC menang besar atas Persita Tangerang dengan skor 6-1. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Klub sepakbola Arema FC didenda Rp 125 juta akibat ulah supporter nakal saat gelaran Piala Presiden 2019.

Di laga perdana Grup E melawan Barito Putera, Aremania (sebutan untuk suporter Arema FC) terbukti melakukan pelemparan botol serta masuk ke dalam lapangan untuk merayakan kemenangan. Atas kejadian ini, Arema FC didenda Rp 75 juta.

Denda kedua jatuh lantaran saat laga melawan Persela, Aremania kembali melakukan pelemparan botol dan menyalakan flare. Dalam kasus ini, Arema FC didenda Rp 50 juta.

"Kami minta Aremania menghentikan. Sudah saatnya saling mengingatkan. Klub rugi, Aremania juga rugi," kata Media Officer Arema FC, Sudarmadji, Jumat (15/3/2019).

Panpel Arema FC Dapat 3 Surat dari Komdis PSSI, 2 Surat Berisi Sanksi Denda Total Rp 125 Juta

Nikita Mirzani Ketimbang dengan Reino Barack Suami Syahrini Lebih Pilih Pengusaha Ketoprak

Pria Wonokromo yang Kena PHK ini Bekerja di PLN Selama 16 Tahun, Dapat Pesangon Hanya RP 75 juta

Ia menambahkan aksi nakal Aremania juga bisa memecah dan menjadikan fitnah diantara sesama. Sebuah video tentang pentolan Aremania, Yuli Sumpil, yang melemparkan sepatu kepada Aremania sempat beredar luas. Saat itu, Yuli hendak menegur Aremania yang melemparkan botol ke dalam lapangan.

"Karena atas kejadian itu tidak hanya rugi denda tapi akan jadi fitnah dan bisa memecah belah Aremania," kata dia.

Sudarmadji kecewa dengan ulah nakal yang masih dilakukan oleh Aremania. Kedepan, ia berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Aremania sudah berubah tapi masih ada saja yang nakal dan bis amerugikan kekompakan dan kebersamaan. Ayo hentikan di laga laga selanjutnya," pungkasnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved