Festival Rujak Uleg 2019, Surabaya Rencana Pecahkan Dua Rekor MURI

Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menggelar serangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 726.

Festival Rujak Uleg 2019, Surabaya Rencana Pecahkan Dua Rekor MURI
TribunJatim.com/Aulia Fitri Herdiana
Festival Rujak Ulek 2017 di Surabaya, Minggu (14/5/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menggelar serangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 726.

Acara pertama dimulai dengan Festival Rujak Uleg 2019 pada Minggu (17/3/2019) besok.

Festival berlangsung sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di kawasan Jalan Kembang Jepun pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Selain mengajak seluruh masyarakat Kota Surabaya larut dalam kemeriahan festival, Pemkot Surabaya rencana pecahkan dua rekor MURI pada festival tahun ini, berupa cobek terbesar dan peserta terbanyak.

Antiek Sugiharti, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya menjelaskan pada festival nanti, Surabaya akan menghadirkan cobek raksasa yang terbuat dari Batu Gunung.

Ketua PPP Romahurmuziy Kena OTT KPK, Begini Komentar Sekretaris TKN Jokowi-Maruf Amin

Paling Populer dan Disukai Warga Jatim, La Nyalla Dipastikan Lolos ke Senayan

Cobek memiliki diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm, dan digunakan bersama-sama sebanyak 20-25 orang.

“Bu Wali akan ngulek rujak di cobek ini bersama tamu-tamu kehormatan,” katanya kepada Tribunjatim.com, Sabtu (16/3/2019).

Rekor MURI kedua yaitu peserta terbanyak, karena akan diikuti oleh sebanyak 1.692 orang.

Ribuan peserta itu terdiri dari perwakilan dari 31 kecamatan dan kelurahan se-Surabaya, perwakilan 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komunitas warga Negara Asing dan perwakilan mahasiswa asing yang ada di kampus Surabaya, komunitas suku daerah yang ada di Surabaya, komunitas masyarakat tionghoa, serta komunitas masyarakat lampung dan komunitas masyarakat bima, NTB.

“Nanti juga ada peserta dari Bank, BUMN, hotel, rumah makan, sekolah, komunitas, rumah sakit umum. Peserta ini sudah kami batasi karena sangat banyak yang berminat. Mereka akan menggunakan pakaian unik dan menarik, karena itu juga kami lombakan,” tambah Antiek.

Pada acara Festival Rujak Uleg besok, juga akan ada atraksi hiburan seperti tarian Rujak Uleg dari sangggar Gito Maron dan Band.

Festival Rujak Uleng sempat ditiadakan tahun lalu, mengingat adanya insiden 3 bom gereja di Surabaya. Tahun ini festival diadakan kembali untuk terus melestarikan makanan khas Surabaya, sebagai salah satu daya tarik wisata kuliner.

Antiek berharap festival berjalan lancar dan warga Surabaya bersuka cita memeriahkannya.

“Yang paling penting, kami harapkan festival ini bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Surabaya,” tutupnya. (Pipit Maulidiya/Tribunjatim.com)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved