Rumah Politik Jatim

OTT KPK terhadap Ketum PPP Gus Romi, Irawan Setiabudi: Kenapa Gak Ditangkap Setelah Pemilu 2019 Saja

Ketua Bhineka Nusantara Jokowi-Ma'ruf Amin (BN Jokma Jatim) Irawan Setiabudi menyebut penangkapan Romahurmuzy alias Gus Romy oleh KPK merugikan.

OTT KPK terhadap Ketum PPP Gus Romi, Irawan Setiabudi: Kenapa Gak Ditangkap Setelah Pemilu 2019 Saja
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Irawan Setiabudi saat di teras depan sekretariat Jokma Jatim di Jalan Trunojoyo No 75 Surabaya, Sabtu (16/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Bhineka Nusantara Jokowi-Ma'ruf Amin (BN Jokma Jatim) Irawan Setiabudi menyebut penangkapan Romahurmuzy alias Gus Romi oleh KPK di Surabaya, Jumat (15/3/2019) merugikan kubu Paslon No 01.

Pasalnya penangkapan itu dapat dipastikan akan mempengaruhi suksesi pemenangan Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin di daerah maupun di tingkat nasional.

"Saya rasa kok tidak fair ya, sangat merugikan paslon kami," katanya saat ditemui TribunJatim.com di Jalan Trunojoyo No 75 Surabaya, Sabtu (16/3/2019).

Seharusnya, lanjut pria 58 tahun itu, proses penangkapan Gus Romi dilakukan seusai pesta demokrasi 17 April 2019 digelar.

"Kenapa menangkapnya tidak setelah tanggal 17 April 2019," lanjutnya.

Baru Tahu Gus Romi Ditangkap KPK di Surabaya, PPP Jatim : Kami Masih Cari Informasi

Gus Romi Optimistis Caleg PPP akan Menangkan Jokowi-KH Maruf Amin di Madura Dalam Pilpres 2019

"Mending ditangkap tanggal 18 April 2019. Atau ditangkap setelah penghitungan suara juga nggak apa-apa," tambahnya.

Gus Romi dimata Irawan merupakan satu di antara mesin pemenangan Kubu Paslon No 01 di tingkat nasional.

Unsur ketokohan sebagai cicit pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah yang melekat dalam diri Gus Romi dirasa sangat berpengaruh bagi kalangan warga Nahdliyin.

"Gus Romi itu adalah kekuatan bagi kami dari Nahdlatul Ulama, dia kan putranya Kyai," tegasnya.

Peran Gus Romi dalam suksesi kubu Jokowi-Ma'ruf Amin bukan karena menjadi anggota dewan penasehat Tim Kemenangan Nasional (TKN) semata.

Namun Gus Romi menjadi satu di antara tokoh yang kerap pasang badan saat rival politik menuduh Jokowi anti Islam.

"Gus Romi adalah ring 1 Jokowi, beliau itu juga menjadi sosok yang kerap pasang badan ketika Presiden Jokowi itu diserang oleh kubu oposisi yang disebut sebagai orang anti Islam dan sebagainya," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved