Pedagang Hewan Ternak Keluhkan Pasar Hewan Singosari yang Masih Minim Fasilitas Penunjang

Sejumlah pedagang hewan di Pasar Hewan Singosari mengeluhkan masih minimnya fasilitas penunjang.

Pedagang Hewan Ternak Keluhkan Pasar Hewan Singosari yang Masih Minim Fasilitas Penunjang
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Aktifitas perdagangan hewan ternak di Pasar Hewan Singosari, Desa Blendit, Kecamatan Singosari, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SINGOSARI - Pasar Hewan Singosari menjadi satu di antara fasilitas umum yang terdampak pembangunan proyek nasionak Tol Malang – Pandaan.

Dampak yang muncul adalah bergesernya lokasi pasar yang semula di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, direlokasi menjadi ke Desa Blandit, Kecamatan Singosari.

Relokasi tersebut menuai protes dari pedagang hewan ternak.

Karena, setelah sejak sebelas bulan pasar direlokasi ke tempat yang baru, pedagang Pasar Hewan Singosari menilai tak jua mendapatkan fasilitas yang layak di pasar baru, yang sehari-hari mereka tempati saat ini.

SURYA (grup TribunJatim.com) kemudian mengunjungi lokasi untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Berdasarkan pantauan, memang masih belum ada palang pengait hewan.

Dua Maling Hewan Ternak di Turen Malang Diringkus Polisi, Ngaku Nyolong Karena Terdesak Utang 

Pertunjukan Sirkus The Great 50 Show Beri Suguhan Berbeda, Tampil Tanpa Atraksi Hewan & Pakai Laser

Berjalan lebih ke dalam pasar, masih belum ada tempat berteduh untuk pedagang dan hewan ternak.

Sehingga, pada saat hujan tiba para pedagang kesulitan melakukan transaksi penjualan.

Selain itu, kendaraan pengangkut, pemilik sapi dan kambing tampak tak rapi.

Ini dikarenakan tidak ada tempat khusus untuk mengikat sapi maupun kambing dagangan mereka.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved