Angin Kencang dan Hujan Deras, Pohon Jati di Pamekasan Tumbang Tutup Jalan

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati di Jalan Raya sumenep, dan di Jalan P. Trunojoyo Pamekasan, tumbang

Angin Kencang dan Hujan Deras, Pohon Jati di Pamekasan Tumbang Tutup Jalan
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Tim BPBD Kabupaten Pamekasan dibantu warga saat memotong pohon jati yang tumbang akibat angin kencang di Jalan Raya Sumenep, Desa Artodung, Kecamatan Larangan dan di Jalan P. Trunojoyo Pamekasan, tumbang, Minggu (17/3/2019) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati di Jalan Raya sumenep, dan di Jalan P. Trunojoyo Pamekasan, tumbang, Minggu (17/3/2019) siang.

Warga yang melintas di sekitar pohon tumbang harus berhati-hati, karena pohon asam yang tumbang menutupi sebagian besar ruas jalan.

Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut, tapi kabel telepon terkena dampaknya.

Pantauan Tribunmadura.com di lokasi, Tim BPBD Kabupaten Pamekasan langsung mendatangi lokasi.

(Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sumenep Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak dan Pohon Tumbang)

(Pohon Tumbang Dekat Kantor PMK Buduran Sidoarjo, Arus Lalu Lintas Tersendat Satu Jam)

Dibantu warga dan para petugas lainnya, mereka lalu memotong dan membersihkan pohon tumbang tersebut dari jalanan.

Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi, mengatakan selain hujan deras disertai angin kencang, penyebab pohon jati yang tumbang juga karena akarnya yang sudah keropos.

"Sekitar pukul 13:00 WIB, 2 pohon pohon jati tumbang. Kami sempat mengalami kesulitan karena pohon dan kabel telepon nempel. Sekitar 1 jam pemotongan pohon selesai. Diameternya 60cm," kata Budi.

Pohon tumbang tersebut, kata Budi, menyebabkan sejumlah kerusakan, seperti kabel telepon yang menggelantung dan pohon menutup akses Jalan Raya P. Trunojoyo dan akses Jalan Raya Pamekasan-Sumenep.

"BPBD Pamekasan bersama masyarakat melakukan pemotongan pohon dan melaporkan ke PT. Telkom mengenai kabel telepon yang kendor karena di khawatirkan mengganggu Pemalang jalan," ujar Budi.

(Angin Kencang, 3 Pohon Tumbang Menutup Jalan Kepanjen-Gondanglegi Malang, Bikin Macet Kendaraan)

(Waspada Musim Hujan, PMI Kabupaten Malang Catat Ada 33 Pohon Tumbang di Malang)

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, BPBD Kabupaten Pamekasan mengimbau masyarakat, jika terjadi hujan, baik gerimis atau deras yang disertai angin kencang agar tidak berteduh di bawah atau dekat pohon dan papan reklame.

"Kalau hujan di sertai angin kencang, lebih baik berteduh di dalam ruangan yang ada atapnya. Waspada dan selalu memperhatikan sekeliling untuk menjaga hal yang tidak diinginkan," tegas Budi.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sumenep Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak dan Pohon Tumbang)

(Muncul Angin Puting Beliung, 5 Warung Bantaran Sungai Brantas Kediri Rusak Atapnya dan Pohon Tumbang)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved