Produktivitas Daging Sapi Lokal Dinilai Melimpah, Pemkab Malang Tak Lakukan Impor

Nurcahyo memastikan pihaknya bersikap tidak melakukan impor daging sapi, untuk masuk ke wilayah Kabupaten Malang.

Produktivitas Daging Sapi Lokal Dinilai Melimpah, Pemkab Malang Tak Lakukan Impor
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Hewan ternak sapi di Pasar Hewan Singosari di Desa Blendit, Kecamatan Singosari, Malang, Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Malang, Nurcahyo memastikan pihaknya bersikap tidak melakukan impor daging sapi, untuk masuk ke wilayah Kabupaten Malang.

Ini dikarenakan produktivitas daging sapi lokal dinilai sudah melimpah alias mencukupi.

Apalagi, kebijakan pelarangan impor tersebut menguat, berkaca dari instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk tidak impor daging dan tetap mempertahankan kualitas serta kuantitas daging sapi.

Tak Hanya Kios Bensin, Kebakaran di Kota Malang Juga Hanguskan Warung Makan

Nurcahyo menerangkan, produksi daging sapi di Kabupaten Malang saat ini tunjukkan tren positif.

Total populasi sapi kini mencapai 243 ribu ekor lebih.

Namun, kebutuhan daging di Kabupaten Malang, kata dia, hanya sebesar 25 persen.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Malang, Nurcahyo, Minggu (17/3/2019).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Malang, Nurcahyo, Minggu (17/3/2019). (SURYA/ERWIN WICAKSONO)

"Kondisi sekarang surplus daging. Untuk itu kami bisa memenuhi kebutuhan daging untuk sejumlah daerah di Jawa Timur. Surplus daging kita sampai 75 persen. Kemudian, kebijakan pelarangan daging impor ini memang atas kesepakatan bersama seluruh kota maupun kabupaten se-Jawa timur," terang Nurcahyo, ketika dikonfirmasi Minggu (17/3/2019).

Benahi Organisasi Permainan Jadi Kunci Pesta Gol Arema FC ke Gawang Persita Tangerang

Nurcahyo menambahkan, selain dikirim ke beberapa daerah di Jawa Timur, kata dia, sapi di Kabupaten Malang juga dikirim ke Kalimantan hingga Sulawesi.

Jumlah pengiriman diyakini dalam jumlah yang lumayan besar.

Nurcahyo juga menuturkan, dalam satu tahun, ada sekitar 60 sampai 70 ribu ekor sapi anakan yang lahir.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved