Emak - Emak di Kota kediri Asyik Belajar Membatik di Mall

Stan pameran UMKM yang digelar di selasar Kediri Town Square (Ketos) Kota Kediri berlangsung lebih semarak. Kegiatan ini juga dimeriahkan komunitas em

Emak - Emak di Kota kediri Asyik Belajar Membatik di Mall
(Surya/Didik Mashudi)
Komunitas Emak-emak belajar membatik di stan pameran UMKM yang digelar di Kediri Town Square, Kota Kediri, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Stan pameran UMKM yang digelar di selasar Kediri Town Square (Ketos) Kota Kediri berlangsung lebih semarak. Kegiatan ini juga dimeriahkan komunitas emak-emak yang belajar membatik dan menyongket, Senin (18/3/2019).

Ada belasan emak-emak terlihat tengah mewarnai kain yang dilukis dengan motif batik. Para emak-emak ini dengan cantingnya sedang menyelesaikan lukisan motif batik yang di stan pameran UMKM.

Pada stan lainnya juga ada emak-emak yang sedang menyelesaikan kain songket. Ada banyak motif kain yang dibuat hiasan serta barang kerajinan dari bahan songket.

Stan UMKM kali ini digelar di mall dengan harapan semakin mengenalkan produk UMKM Kota Kediri kepada masyarakat pengunjung mall.

Selain perajin batik dan kain songket juga dipamerkan kain tenun ikat Bandarkidul. Malahan juga dipajang alat tenun bukan mesin yang menjadi sarana produksi kain tenun ikat tradisional.

Muslimat NU Pecahkan Rekor MURI Makan Lele Terbanyak, Khofifah Beberkan Potensi Olahan Lele Kediri

Persebaya Surabaya Siap Bila Jumpa Arema FC pada Babak 8 Besar Piala Presiden 2019

Akibat Banjir, Kegiatan Belajar Mengajar di Tiga Sekolah di Tempurejo Jember Diliburkan

Direktur Kediri Town Square Michael IF Rambi menjelaskan, kegiatan pameran UMKM ini berlangsung hasil kerja sama dengan Dinas Koperasi Kota Kediri serta menyemarakkan ulang tahun Lippo Mall Indonesia.

"Kami mengangkat tema Gelar Ekonomi Kreatif dan Eksotika Jawa Timur. Berbagai macam hiburan daerah dengan eksotika budaya hadir di Kediri Town Square," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Selain pameran UMKM juga ada kuliner tradisional, pameran kerajinan dan seni budaya serta keragaman alat musik daerah.

"Ada lomba dakon, mewarnai topeng, fashion busana batik, lomba tari tradisional dan karya vlog bertema budaya khas daerah," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara pertunjukan yang digelar di antaranya theater, Pare String Ensemble, Jemblung, Calung, Dongkrek, Reog dan Jaranan. "Kami mengajak generasi millenial untuk berpartisipasi dalam kompetisi dengan unsur tradisional dan budaya," harapnya.

Salah satunya lomba bermain dakon yang terbuka untuk umum. Namun syaratnya peserta harus mengenakan pakaian tradisional kebaya ala tempo doloe.

Hari pertama pembukaan pameran stan pameran banyak dipadati pengunjung. Selain melihat hasil karya pengusaha UMKM juga melihat proses membatik dan membuat kain tenun.

Ny Arini Suwarno (35) mengaku tertarik dengan pembuatan kain tenun yang masih menggunakan peralatan manual.

"Pameran ini menjadi sarana edukasi karena saya baru peralatan membuat kerajinan kain tenun," ungkapnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved