KPK Periksa 9 Staf Pemerintah Kabupaten Mojokerto Terkait Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang

KPK memeriksa sembilan staf Pemkab Kabupaten Mojokerto terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Bupati Nonaktif Mojokerto.

KPK Periksa 9 Staf Pemerintah Kabupaten Mojokerto Terkait Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Anggota Unit Layanan Pengadaan Tutik meninggalkan Ruang Wira Pratama usai diperiksa KPK terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Satu-persatu staf dari Pemerintahan Kabupaten Mojokerto meninggalkan Aula Wira Pratama Polres Mojokerto Kota sekira pukul 15.30 WIB.

Usai menuruni anak tangga mereka mempercepat ritme jalannya.

Satu di antara Staf Unit Layanan Pengadaan (ULP), Tutik mengatakan dirinya diperiksa sedari pukul 14.00 WIB.

Dia membenarkan, KPK memeriksa dirinya terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Tiga Jam KPK Masih Geledah Ruangan Kakanwil Jatim

KPK Periksa Sejumlah Saksi Terkait Tindak Pidana Pencucian Uang yang Menyeret Mustofa Kamal Pasa

"Pemeriksaan terkait TPPU," singkatnya sembari meneruskan langkahnya.

Ditanya terkait detail kasus TPPU, Tutik tak tahu-menahu.

Dia juga tak mengetahui jumlah staf yang diperiksa.

"TPPU terkait apa, saya tidak tahu. Pertanyaan yang diajukan saya juga lupa berapa jumlahnya," ucapnya.

Sementara itu, staf lain yang ikut diperiksa yakni Adi Mahendarto.

Adi Mahendarto merupakan Staf Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved