Satpol PP Kota Kediri Peringatkan Pengelola Parkir Truk

Petugas Satpol PP Kota Kediri telah memperingatkan pengelola parkir truk yang memanfaatkan lahan bekas RSI Al Arafah di Jalan Raung, Kota Kediri, Rab

Satpol PP Kota Kediri Peringatkan Pengelola Parkir Truk
(Surya/Didik Mashudi)
Lokasi tempat parkir truk yang diprotes warga di bekas RSI Al Arafah Jl Raung, Kota Kediri, Rabu (20/3/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Petugas Satpol PP Kota Kediri telah memperingatkan pengelola parkir truk yang memanfaatkan lahan bekas RSI Al Arafah di Jalan Raung, Kota Kediri, Rabu (20/3/2019).

Keberadaan tempat parkir truk ini telah dikeluhkan warga masyarakat di sekitar TKP. Karena selain merusak
penutup saluran trotoar juga membuat jalan kotor dan licin akibat lumpur yang menempel pada roda truk tidak dibersihkan.

Sementara dari hasil pengecekan, petugas satpol menemukan lahan bekas rumah sakit itu saat ini telah dimanfaatkan untuk lokasi parkir truk bertonase besar, seperti truk gandeng dan tronton.

Karena struktur tanah di lahan bekas rumah sakit yang becek, mengakibatkan banyak tanah atau lumpur yang mengotori jalan umum. Penutup saluran air yang digunakan untuk keluar masuk kendaraan truk juga rusak tidak kuat menahan beban.

Hujan Deras, Satu Rumah di Kota Kediri Atapnya Roboh, Pemilik Rumah Dibuatkan Tenda

Bule Komentari Penampilan Syahrini, Sebut Banyak Palsunya dan Terkesan Suka Pria Berondong

Jokowi Bangun Tol Jakarta-Solo, Rocky Gerung: Ekonomi di Solo Hidup, Pedagang di Pantura Tutup

Terkait keluhan masyarakat, pihak pengelola parkir truk telah diminta untuk menyediakan kran air untuk mencuci roda kendaraan yang keluar masuk di lokasi parkir. Selain itu meratakan lokasi parkir agar tidak ada genangan air saat hujan.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, terkait pengaduan masyarakat pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Bandarkidul dan Kelurahan Banjarmlati, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Yasin, pengelola parkir truk juga dihadirkan.

Dari hasil rapat koordinasi pengelola telah diminta mendatangkan batu gebal agar tanah di lokasi parkir truk tidak becek dan blotong.

Selain itu meminta pengelola untuk membuat saluran air agar air tidak menggenang.

"Sopir truk dihimbau parkir di lokasi yang tidak becek," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Lahan eks rumah sakit ini telah dimanfaatkan untuk lokasi parkir truk bertonase besar sudah berlangsung lama. Pemilik truk yang parkir juga dipungut biaya.

"Kami juga menghimbau pengelolanya untuk segera mengurus izin usaha parkir ke perizinan," tambahnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved