Kembangkan Rumah Adat Bongkar Pasang, Mahasiswa Ubaya Jual Seharga Rp 3,5 Juta Rupiah

Brian Kurniawan, Mahasiswa Industri Kreatif Ubaya memamerkan karyanya, rumah adat Indonesia versi mini pada Kamis (21/3/2019).

Kembangkan Rumah Adat Bongkar Pasang, Mahasiswa Ubaya Jual Seharga Rp 3,5 Juta Rupiah
SURYA.CO.ID/HABIBUR ROHMAN
Permainan bongkar pasang "Neka" berbentuk miniatur beberapa rumah adat di Ubaya Student Center (USC) Surabaya, Kamis (21/3/2019). Karya mahasiswa FIK Ubaya Brian Kurniawan Jaya ini merupakan simulasi permainan miniatur khas Nusantara yang bisa disimpan (dikoleksi) dan kedepan bisa dijadikan sebagai cinderamata bagi wisatawan asing. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahasiswa Industri Kreatif Ubaya memamerkan karyanya, rumah adat Indonesia versi mini pada Kamis (21/3/2019).

Karya mereka diyakini jadi objek buruan kolektor dan pecinta mainan. Sang penggagas, yakni Brian Kurniawan membandrol rumah adat mini ini seharga Rp 3,5 Juta.

Berawal dari mengoleksi miniatur, dirinya merancang mainan bernama NEKA sebagai investasi yang menguntungkan di bidang play set.

"Saya melihat ada peluang bisnis yang bisa menarik minat kolektor. Selain menjadi hiasan meja di rumah, NEKA bisa dimainkan dengan cara bongkar pasang,” ungkap Brian menjelaskan karya tugas akhirnya, Kamis (21/3/2019).

(Hobi Koleksi Mainan, Brian Rancang Miniatur Rumah Adat untuk Koleksi dan Cinderamata Wisatawan Asing)

(Ajak Anak Muda Cintai Budaya Melalui Permainan Neka Miniatur Rumah Adat Karya Brian Kurniawan Jaya)

Menurutnya, tahap 3D modelling menjadi bagian pengerjaan paling sulit.

Ukuran miniatur NEKA berbeda-beda. Miniatur NEKA dari Sumatera Barat memiliki dimensi ukuran 100cm x 67cm x 62 cm.

Selanjutnya untuk miniatur NEKA dari Bali memiliki dimensi ukuran 104cm x 74cm x 28cm.

Sedangkan miniatur NEKA dari Sulawesi Selatan memiliki dimensi ukuran 94cm x 44cm x 73cm.

"Tahap pengerjaan yang lama, selama enam bulan dan membutuhkan ketelitian yang tinggi, membuat karya NEKA dibanderol dengan harga Rp.3,5 juta per play set," katanya.

(Djanur Asah Permainan Pressing Persebaya Serta Waspadai Kembalinya Osas Saha dan Manahati Lestusen)

(Bertemu di Laga Akhir Grup E, Pelatih Barito Putera Sebut Gaya Permainan Persela Sulit Ditebak Lawan)

Permainan miniatur rumah adat dari kayu ini dipilih dari bahan kayu plan, sementara fitur boneka dari kayu pinus.

Brian mengatakan untuk pemasaran karyanya membidik para kolektor dan pecinta mainan.

"Perawatannya cukup mudah hanya perku dibersihkan sesekali, kayunya juga tidak mudah lapuk asal tidak kena air. Bisa dibingkai kaca sebagai miniatur dan cinderamata," katanya.

(Mahasiswa Ubaya Rancang Mainan Bongkar Pasang Miniatur Rumah Adat Indonesia Sebagai Tugas Akhir)

(Hobi Koleksi Mainan, Brian Rancang Miniatur Rumah Adat untuk Koleksi dan Cinderamata Wisatawan Asing)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved