Pelaku Kasus Penggelapan Bantuan Hewan Ternak Sapi Dituntut 1,6 Penjara Tahun dan Denda Rp 50 Juta

Pelaku penggelapan Bansos Bantuan hewan ternak Sapi, Ismoyo (60), warga Kabupaten Tuban menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Pelaku Kasus Penggelapan Bantuan Hewan Ternak Sapi Dituntut 1,6 Penjara Tahun dan Denda Rp 50 Juta
SURYA/M SUDARSONO
Ismoyo (belakang), pelaku penggelapan bansos hewan ternak di Tuban saat dibawa masuk oleh penyidik Kejaksaan Negeri Tuban ke sel tahanan lapas 2 B Tuban 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pelaku penggelapan Bansos Bantuan hewan ternak Sapi, Ismoyo (60), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, kini menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Pria berusia setengah abad lebih itu telah dituntut atas perbuatannya yang menjual bantuan hewan ternak, yang diperuntukkan bagi kelompok tani. 

"Sudah menjalani sidang tuntutan," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tuban, Nurhadi dikonfirmasi Surya, Kamis (21/3/2019).

Dia menjelaskan, dari sidang tersebut Ismoyo dituntut pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Pelaku Penggelapan Mobil di Sidoarjo Diciduk Polisi, Modusnya Pinjam untuk Kerja Lalu Digadaikan

Anak Mantan Wakapolda Bengkulu Jadi Korban Penggelapan Sertifikat Rumah di Sidoarjo

Selain itu pelaku juga harus mengganti uang senilai Rp 53 juta, karena telah menjual empat dari 10 sapi yang diterima oleh Kelompok Tani pada tahun 2015. Sedangkan enam sapi lainnya masih.

"Sudah dituntut oleh kejaksaan negeri Tuban, kalau putusan belum, ditunggu dulu perkembangannya," imbuhnya.

Sekadar diketahui, kasus tersebut ditangani Kejari Tuban 28 Desember 2018. Selama masa penahanan, pelaku menghuni Lapas 2B Tuban.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan UU 31 tahun 1991 tentang korupsi.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved