Kejati Jatim Berhasil Menangkap Buronan Kasus Korupsi Bulog yang Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar

Pelarian Sigit Hendro Purnomo (34), buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dalam kasus korupsi Bulog Jatim berakhir.

Kejati Jatim Berhasil Menangkap Buronan Kasus Korupsi Bulog yang Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar
ISTIMEWA
Selain menjadi buronan Kejati Jatim, Sigit Hendro Purnomo (tengah) juga menjadi buronan Polda Jatim. Dia berhasil ditangkap di Bandung, Jumat, (22/3/2019). Lantaran telah merugikan negara senilai Rp 1,7 miliar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelarian Sigit Hendro Purnomo (34), buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dalam kasus korupsi Bulog Jatim berakhir.

Akibat korupsi yang dilakukan, ia merugikan negara senilai Rp 1,7 miliar.

Sigit Hendro Purnomo ditangkap tim Intel dan Pidsus Kejati Jatim dibantu tim Intel Kejaksaan Agung di Bandung, Jawa Barat.

Sigit yang menjabat Kasi Komersial dan pengembangan Bisnis Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Mojokerto diketahui masuk kantor terakhir tanggal 31 Oktober 2017.

Di Program Jaksa Masuk Sekolah 2019, Kejati Jatim Imbau Generasi Muda Tak Berurusan dengan Korupsi

Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejati Jatim Gandeng Pelajar SMA Cekal Korupsi Sejak Dini

Praktis ketika kasusnya disidik Pidsus Kejati Jatim sejak November 2018 dia tidak pernah memenuhi panggilan, sehingga ditetapkan DPO alias buron.

Adapun modus korupsi yang dilakukan Sigid sebenarnya sangat sederhana. Ketika melakukan penjualan kepada Rumah Pangan Kita (RPK) senilai Rp 1,7 Milyar dia tidak menyetor uangnya ke rekening Bulog.

Sigit malah membuat rekening atas nama pribadinya untuk menampung pembayaran dari pembeli.

Selain buronan Kejati Jatim, Sigit diketahui juga merupakan buronan Polda Jatim. Beberapa BUMD seperti Puspa Agro dan pihak lain telah melaporkan ditipu Sigit senilai Rp 13 Miliar.

"Sigit juga lagi dicari Polda Jatim karena ada kasus penipuan dan penggelapan beberapa rekanan Bulog Jatim senilai Rp 13 Miliar lebih," kata Asipidsus Kejati Jatim Didik Farkhan, Jumat, (22/3/2019).

Karena diburu banyak pihak, tertangkapnya Sigit juga melegakan pihak Bulog. Karena beberapa pihak yang tipu telah mendesak Bulog ikut bertanggung jawab karena saat menipu mengatasnamakan Bulog.

"Tadi pagi Kepala Divisi Hukum Bulog Pusat pak Irfan Aziz memberikan apresiasi kepada Kejaksaan yang telah berhasil menangkap Sigit. Karena akibat perbuatan pribadi Sigit Bulog ikut digugat banyak pihak," tambah Aspidsus menirukan Irfan aziz.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved