Padukan Masakan Prancis dan Nusantara, UK Petra Surabaya Sajikan Scallop Bersaus Rempah Indonesia

Bahan rempah dan tumbuhan Indonesia disulap menjadi makanan ala Prancis oleh chef dan mahasiswa Restaurant Bussines UK Petra Surabaya.

Padukan Masakan Prancis dan Nusantara, UK Petra Surabaya Sajikan Scallop Bersaus Rempah Indonesia
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sajian makanan di Festival Internasional Gastronomi 2019 di Gedung Ferry Teguh Santosa UK Petra Surabaya, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bahan rempah dan tumbuhan Indonesia disulap menjadi makanan ala Prancis oleh chef dan mahasiswa Restaurant Bussines Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya.

Menu tersebut disajikan untuk memeriahkan Festival Internasional Gastronomi 2019 di Gedung Ferry Teguh Santosa UK Petra Surabaya, Kamis (21/3/2019).

Menu fine dinning mulai dari aperitif, starter, first, second hingga dessert tak luput dari bahan-bahan rempah hingga tumbuhan lokal.

Kemenperin Gandeng UK Petra Gelar Makers Talk, Jadi Stimulus dan Motivasi Generasi Muda Ikut IFCC

Di tangan dosen program Managemen Perhotelan UK Petra Surabaya, Hanjaya Siaputra dan mahasiswa, bahan edamame, serei, kunyit, labu kuning, kluwek, kabocha, ciplukan hingga mbote menjadi menu western ala Prancis.

"Konsepnya menggabungkan masakan lokal dengan masakan internasional. Jadi ketika memasak menggunakan cara lokal, maka bahan yang digunakan adalah bahan internasional, begitu juga sebaliknya," kata Hanjaya, Kamis (21/3/2019).

Selain bahan rempah lokal, umbi-umbian hingga tumbuhan lokal, Hanjaya juga memadukan bahan internasional seperti scallop, lobster hingga daging tokusen (impor) di setiap menu yang ditawarkannya.

ITS Surabaya Rancang Inovasi Alat Penggerak Tram Listrik selama Enam Bulan

"Scallop ini termasuk bahan mahal, maka cara memasaknya pun tidak boleh salah. Nanti malah akan menjadi seperti karet," kata Hanjaya.

Agar menghilangkan bau amis, Hanjaya menggunakan serei dan dihidangkan dengan saus edamame.

Selain itu, ada juga hidangan soto ayam consomme yang diprosesnya selama delapan hingga 12 jam dengan tampilan bening dan jernih.

Berbekal Komitmen, Iqyu Widya Kandi Berhasil Menjadi Wisudawan Berprestasi Universitas Airlangga

Saus bawang dan labu kuning juga dimasaknya untuk sajian lobster yang telah dioven.

"Menu second course menggunakan daging jenis tokusen sausnya dari kluwek didampingi dengan sayuran seperti kabocha, asparagus dan mbote yang dijadikan bahan sausnya. Hidangan penutup Pandan Crème Brulee atau nama lainnya puding susu rasa pandan. Uniknya ditemani dengan sorbet rasa serei (lemon grass)," paparnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Konselor Pertama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Charles-Henri Brosseau; Direktur IFI Surabaya, Benoit Bavouset; Wakil Direktur IFI Surabaya, Pauline Ferté; Penanggung Jawab Pengajaran IFI Surabaya, Rosa Karenina, dan Konsul Kehormatan Prancis untuk Surabaya, Han Jayanata.

Presiden DEMA UINSA Surabaya Sebut Ajakan Senior Jadi Faktor Terkuat Mahasiswa Ikut Politik Praktis

"Kami sangat senang sekali bahwa dunia pendidikan (UK Petra) dapat ikut berpartisipasi dalam acara yang diikuti oleh 5000 peserta di 5 benua. Bagi kami, Goutde France Fine Dining ini menjadi sebuah pengalaman berharga bagi dosen dan mahasiswa untuk menggali lebih dalam mengenai makanan Prancis," kata Ketua Program Manajemen Perhotelan UK Petra Surabaya, Sienny Thio.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved